Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bahagia Dengan Diabetes

Tips Kesehatan: Sukralosa Bantu Turunkan Risiko Komplikasi COVID-19

Sukralosa 600 kali lebih manis dari gula pasir namun mengandung mengandung nol kalori, sehingga lebih sehat dikonsumsi diabetesi.

BizzInsight
Tips Kesehatan: Sukralosa Bantu Turunkan Risiko Komplikasi COVID-19
Shutterstock
Tips kesehatan untuk meminimalisasi risiko komplikasi virus Corona adalah dengan menjaga kadar gula dalam darah tetap normal. 

TRIBUNNEWS.COM - Diabetesi dengan kadar gula darah tinggi lebih rentan mengalami gejala berat saat terpapar Covid-19. Melansir Medical News Today, hasil penelitian di Spanyol yang dimuat Annals of Medicine mengungkapkan, sebanyak 2.289 dari total 11.312 pasien Covid-19 yang meninggal dunia, 41,1 persen-nya memiliki kadar gula darah yang tinggi.

Di tengah pandemi ini, penting bagi diabetesi untuk selalu menjaga kadar gula darah normal. Pada kadar gula darah yang tinggi, virus lebih mudah berkembang sehingga mempercepat  pertumbuhan dan memperparah penyakit yang sebelumnya sudah dimiliki. Risiko komplikasi pun semakin meningkat.

Adapun beberapa tips kesehatan yang bisa dilakukan diabetesi untuk menjaga gula darah stabil, salah satunya dengan mengkonsumsi pemanis alami.

Sukralosa, pemanis yang aman untuk diabetesi

Untuk menghindari kadar gula darah melonjak, pastikan diabetesi paham betul batas asupan gula yang bisa masuk ke dalam tubuh. Merujuk pada rekomendasi Kementerian Republik Indonesia, diabetesi dianjurkan untuk mengonsumsi tidak lebih dari 50 gram gula per harinya.

Diabetesi sangat dianjurkan untuk mengganti konsumsi gula pasir ke bahan pemanis alami. Beruntung, ada beberapa bahan pemanis alternatif gula yang lebih sehat dan tidak memicu kenaikan gula darah. Salah satunya adalah sukralosa.

Melansir Klikdokter, sukralosa adalah pemanis yang dibuat dari sukrosa (gula pasir) dengan mengganti tiga gugus hidrogen-oksigen pada molekul gula dengan tiga atom klorin, sehingga rasanya jadi sangat manis.

Sukralosa memiliki tingkat kemanisan lebih tinggi ketimbang gula pasir, yakni 600 kali lebih manis. Meski dengan kadar manis yang tinggi, sukralosa tidak meninggalkan sensasi pahit di lidah.

sukralosa aman bagi diabtesi
Tips kesehatan untuk menjaga kadar gula darah normal, ganti gula pasir ke bahan pemanis sukralosa.

Mengapa sukralosa aman bagi diabetesi?

Istimewanya, tidak seperti gula pasir, tubuh kita tidak memecah sukralosa menjadi kalori untuk energi, sehingga gula ini mengandung nol kalori. Diet rendah kalori tentu efektif untuk membuat kadar gula darah normal.

Uniknya lagi, baik gula dan sukralosa dapat mengaktifkan rangsangan manis yang serupa di lidah. Inilah yang menjadikan sukralosa aman bagi diabetesi. Food and Drug Administration (FDA) telah menyatakan sukralosa aman dikonsumsi manusia, namun FDA menyarankan konsumsi sukralosa hanya sebanyak 5 mg/berat badan per harinya.

Beberapa ilmuwan juga mengklaim tidak menemukan efek samping atau efek toksik saat menguji sukralosa terhadap hewan uji dengan konsumsi sukralosa yang melampaui rekomendasi harian.

Kini, sukralosa cukup populer di masyarakat sebagai pemanis makanan dan minuman pengganti gula dan telah tersedia luas di pasaran. Di Indonesia sendiri, sukralosa dapat ditemui dalam produk pemanis Diabetasol Sweetener.

Diabetasol Sweetener dengan sukralosa
Diabetasol Sweetener.

Diabetasol Sweetener adalah salah satu pemanis yang terbuat dari sukralosa dan dikhususkan bagi diabetesi. Sukralosa di dalamnya mengandung nol kalori yang sangat bermanfaat untuk menjaga kestabilan gula darah bagi diabetesi.

Mengandung pemanis alami, Diabetasol Sweetener tidak mengubah rasa manis pada makanan atau minuman Anda, bahkan tahan dalam suhu tinggi maupun rendah. Sehingga dapat dinikmati bersama kopi, teh, jus, yogurt, juga dapat digunakan dalam proses mengolah makanan harian, seperti menumis dan memanggang.

Kini, diabetesi tak perlu cemas akan intaian komplikasi penyakit. Catat tips kesehatan ini: rutin pantau kadar gula darah harian, jalani terapi obat sesuai anjuran dokter, menjaga pola makan, berolahraga setidaknya 150 menit per minggu, dan ganti gula Anda dengan pemanis yang lebih aman seperti sukralosa.

Oh ya, jangan lupa juga untuk jaga diri dari paparan Covid-19 dengan melakukan 3M ya!   

Penulis: Bardjan / Editor: Dana Delani

Ikuti kami di
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas