Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Rivaroxaban, Terobosan Terbaru Pasien Stroke

Rivaroxaban merupakan antikoagulan oral untuk pencegahan dan pengobatan gangguan tromboembolik vena dan arteri.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Agustina Rasyida

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Agustina NR

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menurut Kementerian Kesehatan RI, stroke merupakan penyebab kematian tertinggi untuk kategori penyakit tidak menular dan jumlahnya terus meningkat tajam.

Satu dari tiga pasien fibrilasi atrium atau bisa disebut FA (gangguan irama jantung) mengalami serangan stroke, setidaknya sekali dalam hidupnya jika tidak diobati.

Dalam hal pengobatan, pasien FA masih banyak yang belum mendapatkan penanganan yang efektif dan optimal untuk mencegahnya. Selama ini, mereka mendapatkan terapi antikoagulasi generasi lama yang terbukti efektif mengurangi risiko stroke.

"Seringkali kepatuhan pengobatan jangka panjang menjadi kurang optimal, karena antikoagulasi tradisional butuh kontrol darah dan penyesuaian dosis terus menerus, pasien harus diet khusus, dan adanya kekhawatiran interaksi obat," ujar dr. Santoso Karo Karo, MPH, SpJP(K), FIHA, Kamis (5/6/2012) dalam siaran pers PT Bayer Indonesia.

Dalam penjelasan Santoso, pasien FA yang mengalami denyut jantung tidak teratur ini dapat mengalami gumpalan darah di dalam atrium jantung dan bergerak ke otak, menghalangi aliran darah, sehingga menimbulkan stroke, bahkan kematian.

Dalam kesempatan yang sama, PT Bayer Indonesia meluncurkan Rivaroxaban. Rivaroxaban merupakan antikoagulan oral dengan uji klinis fase 3 ekstensif dan telah disetujui untuk indikasi lain, seperti pencegahan dan pengobatan gangguan tromboembolik vena dan arteri.

Rekomendasi Untuk Anda

"Disetujuinya Rivaroxaban oleh BPOM untuk pencegahan stroke terkait filbrasi atrium menawarkan perlindungan yang praktis bagi banyak pasien di Indonesia," kata Allen Doumit, Direktur PT Bayer Indonesia.

Obat ini efektif, aman, dan cukup satu kali minum dalam sehari, tanpa monitor terus menerus dari dokter, sehingga kepatuhan berobat dapat terjaga dan resiko stroke dapat dicegah secara maksimal.

Peluncuran Rivaroxaban secara serentak pada 7 Juli di Jakarta, Bandung, Semarang, Medan, dan pada 8 Juli 2012 di Surabaya dalam acar ilmiah dengan 700 dokter. (Agustina N.R)

Baca artikel menarik lainnya

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas