Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Anak Kena Flu Singapura? Bintik Merahnya Jangan Pecah

Ketika buah hati Anda kena flu Singapura, pastikan bintik merahnya tidak sampai pecah. Mengapa?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Agustina Rasyida

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA
Apa yang kita lakukan jika anak terserang flu singapura? Tetap tenang dan usahakan jaga bintik merahnya agar tak pecah.

"Flu Singapura ini gejalanya demam dan timbul bintik merah di kaki, tangan mulut, radang tenggorokan, sehingga menyebabkan anak tidak mau makan, dan kelelahan," ujar dr. Ratna Kumalasari, Sabtu (29/9/2012), di KidZania Jakarta.

Penanganan anak dengan flu singapura selain dibawa ke dokter adalah berikan obat penurun panas ketika demam, menjaga kebersihan di lingkungan sekitar, dan yang tak kalah penting memerbaiki sistem imun anak.

"Biasanya anak yang susah makan karena ada bintik merah di mulut bisa disiasati kok. Kasih susu, jus buah, atau sereal," kata Ratna.

Untuk penggunaan obat, orangtua diharapkan bijaksana dalam memberikannya kepada anak. Biasanya anak diberikan obat sekitar satu sampai dua bulan, bahkan ada yang yang enam bulan. Jika obat resep dokter, minum sesuai petunjuk. Jika obat bebas dipasaran, berikan bila perlu.

Virus akan berada di dalam tubuh sekitar satu sampai dua bulan atau beberapa minggu setelah gejala hilang. Jika gejala hilang, kita dapat menghentikan obat (atau sesuai petunjuk dokter), selanjutnya beri anak asupan makanan dan minuman yang higienis dan bergizi.

"Kalau untuk kambuh tergantung daya tahan tubuh. Selalu jaga daya tahan tubuh, mengingat adanya komplikasi yang ditimbulkan, seperti dehidrasi, meningitis, radang otak, kematian," paparnya. Menurut data WHO terdapat 431 kasus kematian di Cina pada Juli 2012. (Agustina N.R)

Rekomendasi Untuk Anda

Baca artikel menarik lainnya

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas