Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Jampersal Dianggap Memicu Kegagalan Program Keluarga Berencana

Program jaminan kelahiran yang mengratiskan ibu-ibu melahirnya dinilai menjadi salah satu biang gagalnya program keluarga berencana.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Sutriyanto
zoom-in Jampersal Dianggap Memicu Kegagalan Program Keluarga Berencana
kesehatan.kompasiana.com

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - Program jaminan kelahiran yang mengratiskan ibu-ibu melahirnya dinilai menjadi salah satu biang gagalnya program keluarga berencana.

Situasi bertambah parah, karena warga yang ingin ikut program KB justru harus membayar sehingga membuat enggan untuk mengikuti program untuk menekan jumlah penduduk itu.

Apalagi, pemerintah juga mengeluarkan kebijakan Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat yang mengratiskan biaya sekolah maupun perawatan masyarakat tidak mampu.

"Seharusnya dibalik. Pelayanan KB mestinya gratis, sedangnya melahirkan dikenai biaya," ujar salah seorang penyuluh Keluarga Berencana (KB) saat pertemuan dengan anggota komisi IX DPR, Rieke Dyah Pitaloka di Batam Kepulauan Riau, Senin (16/2/2015).

Cara itu dinilai akan memberikan manfaat yakni menekan jumlah penduduk yang berasal dari inisiatif warga sendiri.

Rieke yang datang dalam rangka kunjungan kerja ini menyambut baik ide itu. Ia pun akan menyampaikan gagasan ide yang disampaikan ke pihak-pihak yang berkepentingan.

"Berbagai masukan yang ada akan kita teruskan dan sebagai bahan masukan. Tentunya, cara ini diharapkan memberikan kontribusi menekan jumlah penduduk," katanya.

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas