Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Gara-gara Penyakit Mematikan Ini, Tammy Kehilangan Wajahnya

Selain bisa mengakibatkan kematian, infeksi ini bisa menyebabkan penderitanya mengalami kecacatan. Seperti yang dialami wanita ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Rendy Sadikin
zoom-in Gara-gara Penyakit Mematikan Ini, Tammy Kehilangan Wajahnya
Kompas.com
Tammy Saunders 

TRIBUNNEWS.COM - Meningitis atau radang selaput otak yang bisa disebabkan virus, bakteri dan jamur.

Selain bisa mengakibatkan kematian, infeksi ini bisa menyebabkan penderitanya mengalami kecacatan.

Seorang wanita asal Inggris, Tammy Saunders (34), kehilangan hampir separuh wajahnya akibat meningitis septicaemia, keracunan darah ketika bakteri meningitis berkembang biak tanpa dapat di kontrol dalam darah.

Semua berawal pada saat Natal beberapa tahun lalu.

Di masa seharusnya ia berkumpul dengan keluarga dan temannya, ia mulai merasa tidak enak badan.

Tammy semula menduga ia terkena kuman.

Dua hari kemudian, dia merasa sangat sakit sampai tidak bisa makan dan kaki serta bibirnya mati rasa.

Rekomendasi Untuk Anda

Wanita yang sebelumnya bekerja di perusahaan garmen wanita itu lalu dilarikan ke rumah sakit di Colchester.

Dokter segera menyadari bahwa penyakitnya serius, tetapi septikemia meningokokus sangat jarang terjadi pada orang dewasa - lebih banyak pada anak-anak - dan butuh 10 hari untuk didiagnosa.

Pada saat itu, kerusakan akibat infeksi tersebut telah menghancurkannya.

Sekitar 10 hari kemudian Tammy sudah sadar dan ia menjalani cuci darah akibat gagal ginjal, sementara itu anggota tubuhnya telah melepuh dan membengkak 2 kali lebih besar dari ukuran normal.

Daerah sekitar mulut dan hidungnya telah menghitam, seolah-olah dia terkena radang beku.

Dokter akhirnya membuang bagian tersebut.

"Tentu saja saya kecewa ketika pertama kali melihat wajah saya di cermin - saya tidak mengira itu adalah saya," kenangnya.

"Tetapi saya bertekad untuk tetap berpikir positif karena saya bersyukur masih tetap hidup."

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas