Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Cara Ini Bisa Hentikan Tangisan Bayi Dalam Sekejap

Trik meredakan tangisan bayi ini disebutnya "The Hold", di mana bayi bisa berhenti menangis dalam beberapa detik saja.

Cara Ini Bisa Hentikan Tangisan Bayi Dalam Sekejap
YouTube
Cara menghentikan tangisan bayi

TRIBUNNEWS.COM - Bayi menangis ketika lapar, haus, lelah, atau kepanasan, itu biasa. Yang tak biasa adalah jika bayi menangis berjam-jam tanpa diketahui sebabnya.

Segala cara sudah dilakukan untuk menenangkan, tetapi si bayi tak juga berhenti menangis. Papa dan Mama pasti jadi lelah dan stres karenanya.

Jika Mama mengalami hal ini, cobalah trik ajaib dari Dr. Robert Hamilton, dokter spesialis anak dari Pacific Ocean Pediatrics, Santa Monica, California. Dr. Hamilton menunjukkan cara meredakan tangisan bayi dengan cepat.

Trik meredakan tangisan bayi ini disebutnya "The Hold", di mana bayi bisa berhenti menangis dalam beberapa detik saja.

Begini caranya:

1. Lipat kedua tangan si bayi ke dadanya, jaga agar tangannya tidak terlepas dengan tangan kiri Mama.

2. Gunakan tangan kanan untuk menyangga tubuh bayi di bagian bokongnya.

3. Miringkan tubuh bayi dalam posisi 45 derajat, lalu mulailah mengayun-ayunkan tubuh bayi dengan lembut ke atas dan ke bawah, atau ke depan dan ke belakang.

4. Jika cara itu belum berhasil, coba goyang-goyangkan bokongnya saja sambil tetap mengatupkan kedua lengan bayi di dadanya.

"Anda harus melakukannya dengan sangat lembut, karena Anda tak ingin tubuh bayi tersentak-sentak, kan?" ujar Dr. Hamilton.

Menurutnya, cara ini biasanya berhasil untuk bayi usia 2 atau 3 bulan. Pada usia tersebut, tubuh bayi masih cukup ringan untuk dibopong dengan cara seperti itu.

Tetapi jika trik meredakan tangisan bayi ini tidak juga berhasil, menurut Dr. Hamilton ada kemungkinan hal itu disebabkan bayi sedang lapar atau sakit. Kalau sudah begini, Mama harus mengganti cara meredakan tangisan bayi sesuai kondisinya saat itu.

(Dini/Marie Claire)

Ikuti kami di
Editor: Anita K Wardhani
Sumber: Nakita
  Loading comments...

Produk Populer

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas