Awas, Jarang Makan Sayur, Si Kecil Berpotensi Idap Kolesterol Tinggi
Dibanding anak dengan berat badan ideal, kadar kolesterol anak gemuk cenderung lebih tinggi. Hal ini tentu saja tak boleh dibiarkan.
Editor:
Malvyandie Haryadi
Kenapa di atas usia 2 tahun? Sebab di bawah 2 tahun, meski berat badan anak sudah berlebih, ia tidak boleh berdiet rendah lemak.
Para ahli gizi sepakat, anak harus memenuhi 50% kalori hariannya dari lemak dan 50% sisanya dari karbohidrat, protein, serta zat gizi lain. Tujuannya agar anak mengalami pertumbuhan sehat dan perkembangan otak optimal.
Paling baik, hingga usia 2 tahun anak mendapat asupan lemak dari ASI, MPASI, dan makanan keluarga.
Lepas, usia 2 tahun, anak hanya membutuhkan lemak sebanyak 30% dari total kalori harian.
Jika sebelumnya ia mengonsumsi susu jenis whole milk, pelan-pelan kenalkan susu yang kandungan lemaknya lebih rendah, yaitu semi skimmed milk.
Jadi, peran Papa dan Mama sangatlah menentukan untuk mendorong anak untuk banyak bergerak dan mengonsumsi gizi seimbang.
Dengan sendirinya, hal ini dapat mencegah kolesterol tinggi pada anak.
Sumber Tulisan: Nakita
Narasumber: Dr. Najib Advani, SpA(K), MMed(Paed), RS Cipto Mangunkusumo, Jakarta