Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Tak Perlu Obat, Ini Langkah Aman untuk Mengatasi Hidung Anak yang Meler

Hidung meler sebenarnya merupakan suatu gejala pada saluran napas (respiratorik), terutama saluran napas bagian atas.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tak Perlu Obat, Ini Langkah Aman untuk Mengatasi Hidung Anak yang Meler
net

TRIBUNNEWS.COM - Hidung meler sebenarnya merupakan suatu gejala pada saluran napas (respiratorik), terutama saluran napas bagian atas.

Hal itu adalah tanda anak melakukan perlawanan terhadap infeksi dari bakteri ataupun virus, juga bisa karena alergi.

Hidung meler paling sering disebabkan oleh batuk pilek. Awalnya ingus berwarna bening dan encer, dan mengalir seperti air.

Ingus bening menunjukkan awal terjadinya penyakit. Setelah 4—7 hari, ingus menjadi berwarna (dari bening, kuning, dan menjadi hijau) dan anak berangsur-angsur sembuh.

Pada saat itu, sistem imunitas tubuh anak sudah melakukan perlawanan terhadap infeksi. Gambarannya, di fase ini sudah ada “pertempuran” antara antibodi dan penyakit.

Menurut, Dr. Windhi Kresnawati, dari Markas Sehat, Yayasan Orangtua Peduli (YOP)dengan melihat “perjalanan” ingus dari bening, lalu kekuningan, dan akhirnya hijau, sebenarnya sudah bisa diketahui bahwa hidung meler tidak perlu obat, terutama antibiotik.

Apalagi hidung meler itu umumnya disebabkan oleh infeksi virus dan alergi.

Rekomendasi Untuk Anda

Sedangkan antibiotik untuk mengobati bakteri, dalam kasus hidung meler ini, andaikan bakteri yang menginfeksi pun sebenarnya tidak perlu diobati dengan antibiotik.

Perawatan saat hidung anak meler sebenarnya cukup sederhana, kok.

* Saat hidung anak meler, jika ada kemungkinan alergi, hindari anak dengan pencetusnya.

Jika ada kemungkinan karena infeksi, misal, ada teman mainnya yang juga mengalami hal sama, maka batasi aktivitas fisik anak. Minta anak untuk tidak berpergian ke luar rumah.

* Berikan anak kehangatan, bisa dengan selalu memberikan minuman hangat atau makanan hangat, juga usahakan kamar tidurnya tidak terlalu dingin.

Pastinya, anak harus mendapatkan makanan kaya gizi. Mudahnya, selalu berikan anak makanan bergizi seimbang dan seringsering memberikannya minum. Memberikan penghangat pada punggung dan dadanya juga tidak mengapa asal tidak berlebihan dan bisa membuat anak nyaman.

* Memandikan anak juga tidak mengapa dilakukan.

Justru ini baik, karena akan membuat anak bersih dan segar. Mandi menggunakan air hangat tidak diwajibkan, sesuaikan saja dengan kebutuhan.

Sumber: Nakita
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas