Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Fakta Penting Seputar Mandi, Ini Jadinya Jika Anda tak Mandi Dua Hari

Setiap harinya, rata-rata tubuh manusia membawa sekitar 1.000 jenis bakteri, termasuk 40 jenis jamur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Wahid Nurdin
zoom-in Fakta Penting Seputar Mandi, Ini Jadinya Jika Anda tak Mandi Dua Hari
net
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Apakah Anda cukup sering melewatkan mandi? Baik itu karena kesibukan, ataupun memang malas?

Mandi merupakan rutinitas sehari-hari untuk menjaga kebersihan tubuh.

Jika Anda sering melewatkan mandi karena terburu-buru dikejar waktu, sebaiknya mulai hilangkan kebiasaan ini.

Ada sejumlah fakta menarik seputar mandi yang barangkali belum banyak orang yang tahu.

Menurut sebuah laporan yang diterbitkan oleh TwentyTwoWords, ada sejumlah kondisi cukup serius yang terjadi pada tubuh ketika Anda memutuskan untuk tidak mandi, apalagi sampai dua hari berturut-turut.

Masalah pertama ialah pertumbuhan bakteri. Setiap harinya, rata-rata tubuh manusia membawa sekitar 1.000 jenis bakteri, termasuk 40 jenis jamur, menurut laporan tersebut.

Walau ada bakteri yang memberikan manfaat baik bagi tubuh, tubuh tetap memerlukan bantuan sabun untuk memerangi bakteri jahat penyebab penyakit.

Rekomendasi Untuk Anda

"Anda tidak bisa membuang bakteri buruk jika Anda tidak mandi," laporan tersebut menjelaskan.

"Dan jika bakteri jahat menemukan jalan ke mata, hidung, atau mulut, Anda bisa sakit."

Bakteri juga menjadi penyebab utama bau badan.

Bahkan, gas yang dilepaskan oleh bakteri dilaporkan dapat menyebabkan sekitar 30 bau tak sedap dari tubuh.

Sehingga, Anda membutuhkan mandi agar tubuh terhindar dari bau tak sedap.

Mandi juga akan membantu kulit bebas noda dengan mencegah minyak di kulit mengering dan berpotensi membuat kulit kering, bersisik, bahkan kusam.

Dan ini sangat penting dilakukan jika Anda secara teratur berolahraga atau beraktivitas di ruang terbuka.

Bila tidak, penyakit kulit lainnya seperti infeksi jamur bisa saja menyerang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas