Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Faktor-faktor yang Menyebabkan Wanita Sulit Hamil

Lalu kapan sebaiknya pemeriksaan harus dilakukan jika pasangan yang sudah menikah tak juga dikarunia momongan?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Faktor-faktor yang Menyebabkan Wanita Sulit Hamil
liberationnews.org
Ilustrasi ibu hamil. 

Yang pertama sumbatan psikogen, atau disebut juga vaginismus/disparenia. Kemudian sumbatan anatomik karena bawaan atau perolehan.

Vaginitis atau radang pada vagina ini banyak penyebabnya. Misalnya karena Kandida albikans atau Trikomonas, yaitu semacam kuman yang hidup di dalam vagina.

Kuman ini dapat menghambat/mempengaruhi gerak spermatozoa.

2. Kelainan Lendir Serviks (Mulut Rahim)

Serviks atau mulut rahim biasanya mengarah ke bawah belakang, sehingga berhadapan langsung dengan dinding belakang vagina.

Nah, saluran mulut rahim ini dilapisi lekukan-lekukan seperti kelenjar yang mengeluarkan lendir. Sebagian dari sel-sel epitelnya mempunyai silia (bulu getar) yang mengalirkan lendir mulut rahim ke vagina.

Bentuk seperti itu dapat menjamin penyampaian spermatozoa ke dalam kanalis servikalis (saluran mulut rahim yang menghubungkan antara vagina dan rongga rahim) secara terus-menerus dalam waktu yang lama.

Rekomendasi Untuk Anda

Nah, infertilitas yang berhubungan dengan faktor serviks ini disebabkan adanya sumbatan pada saluran mulut rahim tadi.

Juga adanya lendir yang abnormal. "Terkadang lendirnya demikian kental sehingga menghambat penetrasi (masuknya) sperma. Dengan demikian maka sulit untuk terjadinya pembuahan."

Selain itu, bisa karena posisi serviks yang tidak lazim. Bisa juga karena kombinasi dari ketiga hal tadi.

Kelainan anatomi pun sangat berperan dalam hal ini, yaitu adanya polip serviks, peradangan, atresia (cacat bawaan) dan lain-lain.

3. Kelainan Uterus (Rahim)

Adanya distorsi kavum uteri (rongga rahim) karena sinekia (perlengketan), mioma atau polip; peradangan endometrium dan gangguan kontraksi rahim dapat mengganggu transportasi spermatozoa melalui uterus ini.

Hormon prostaglandin dalam air mani juga memegang peranan penting dalam transportasi sperma ke dalam rahim.

Jika jumlah prostaglandin dalam air mani ini kurang dapat juga menjadi masalah infertilitas.

Sumber: Tabloidnova.com
Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas