Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Semua Perokok Akan Terkena Kanker Paru? Ini Jawaban Dokter

Kanker paru merupakan penyakit kanker yang paling banyak terjadi. Tak hanya di Indonesia, kondisi tersebut juga berlaku di dunia.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Semua Perokok Akan Terkena Kanker Paru? Ini Jawaban Dokter
kontan.co.id
Ilustrasi 

“Nikotin itu lebih dominan kepada adiksi atau kecanduannya. Semakin lemah kadar yang diberikan, orang yang ketagihan jadi cenderung merokok lebih banyak. Akibatnya iritasinya lebih banyak, dan risikonya lebih tinggi,” kata Elisna.

Jika Anda memutuskan berhenti merokok setelah membaca berita ini, itu akan lebih baik. Namun, tidak ada jaminan Anda akan bebas dari kanker paru.

Menurut Elisna, butuh waktu 15 tahun setelah berhenti merokok agar kondisi paru sama dengan orang yang tidak merokok.

“Bukan baru semingguan berhenti merokok risikonya turun. Selama 15 tahun enggak terjadi kanker, selamatlah. (Dia bisa) dianggap sama dengan orang yang tidak pernah merokok,” kata Elisna.

Berita ini sudah pernah tayang di Kompas.com dengan judul: Akankah Semua Perokok Terkena Kanker Paru? Dokter Menjawab

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas