Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Cegah Stress dan Trauma, Korban Gempa Lombok Diberikan Bantuan Psikologis

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerja sama dengan sejumlah organisasi profesi, TNI, dan LSM mengirimkan bantuan psikologis bagi para korba gempa

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Ria anatasia
zoom-in Cegah Stress dan Trauma, Korban Gempa Lombok Diberikan Bantuan Psikologis
TRIBUNNEWS.COM/RIA ANASTASIA
Dirjen Kesehatan Masyarakat, Kirana Pritasari di Kantor Kemenkes, Jakarta, Senin (20/8/2018) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ria Anatasia

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gempa berkekuatan 6,9 SR kembali terjadi di Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tak dapat dipungkiri, korban bencana alam tersebut berisiko mengalami masalah kejiwaan seperti stress dan trauma.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bekerja sama dengan sejumlah organisasi profesi, TNI, dan LSM mengirimkan bantuan psikologis bagi para korba gempa di Lombok.

"Dirjen Kesehatan Jiwa Kemenkes RI bersama yang lainnya sudah mengirimkan trainer dan relawan untuk gunakan alat bantu di Badan Nasional Pendamping Desa (BNPD) untuk berinteraksi dengan masyarakat, khususnya anak-anak," kata Dirjen Kesehatan Masyarakat, Kirana Pritasari di Kantor Kemenkes, Jakarta, Senin (20/8/2018).

Kirana melanjutkan, para relawan mengadakan sejumlah kegiatan interaktif, seperti bercerita, menggambar dan membaca buku untuk mendukung kondisi mental anak-anak.

"Kami harap kegiatan ini bisa diperluas. Ada rumah peduli anak pada camp-camp agar mereka melakukan kegiatan yang positif," terangnya.

Ia mengimbau agar masyarakat ikut peduli terkait hal ini, baik dengan terjun langsung maupun sekadar mendoakan untuk kondisi fisik dan kejiwaan para korban.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami minta bantu doa. Jika ada LSM atau siapa saja yang mau ke sana silakan koordinasikan dengan dinkes," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas