Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Kaki Anda Kapalan? Ini Penyebab dan Solusinya

Kaki kapalan jadi masalah bagi sebagian orang. Pada prinsipnya, itu adalah masalah podiatrik tanpa konsekuensi medis yang besar.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Kaki Anda Kapalan? Ini Penyebab dan Solusinya
Step to Health/Intisari
Kaki kapalan 

TRIBUNNEWS.COM - Kaki kapalan jadi masalah bagi sebagian orang. Pada prinsipnya, itu adalah masalah podiatrik tanpa konsekuensi medis yang besar.

Namun, jika dibiarkan begitu saja, maka kapalan dapat sebabkan rasa sakit. Nah, dilansir dari Step to Health, berikut ada alternatif yang dapat ikuti.

Sebelum itu, terlebih dahulu ketahuilah apa itu penyebab kapalan: mekanisme perlindungan terhadap gesekan dan kompresi berulang.

Misal, penggunaan alas kaki yang terlalu ketat sehingga yang memberi terlalu banyak gesekan pada titik-titik tertentu pada kaki.

Selain itu, biomekanik anomali yang menghasilkan gangguan gaya berjalan, yang menyebabkan peningkatan tekanan yang berlebihan di daerah tertentu pada kaki.

GEJALA

Penampilan permukaan kulit lebih keras dari biasanya di mana saja di kaki. Nyeri saat berjalan, memakai sepatu atau kesulitan melakukan kegiatan karena kadang-kadang sakit di beberapa daerah.

Rekomendasi Untuk Anda

RISIKO

Setiap kondisi atau aktivitas yang dapat mengakibatkan peningkatan gesekan dan tekanan dapat menyebabkan perkembangan kapalan di kaki.

Kapalan dapat sebabkan perubahan anatomi kaki atau gaya berjalan.

Apakah obat alami alternatif untuk mengobati kapalan pada kaki Anda?

1. Gunakan Batu Apung

Batu apung adalah salah satu peralatan yang paling terkenal dan mereka digunakan untuk menghilangkan kapalan kecil.

Pertama-tama, Anda perlu merendam kaki di air panas selama 15 hingga 20 menit. Selanjutnya, gesek-gesekkan batu apung dengan gerakan memutar dari sisi ke sisi.

Dari waktu ke waktu, kita merendam kaki lagi di air, untuk menyingkirkan sisa-sisa kulit mati. Kita harus melanjutkan perawatan sampai kita perhatikan bahwa permukaan kulit halus.

Sumber: Intisari
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas