Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Bukan Perokok Tak Berarti Lepas Dari Risiko Terjangkit Kanker Paru-paru, Penyebabnya Bisa Dari Rumah

20 persen perempuan yang menderita kanker paru-paru ternyata tidak pernah merokok. Mengapa bisa kena kanker?

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan

TRIBUNNEWS.COM - Penyakit kanker paru-paru menjadi ketakutan masyarakat luas karena telah menjadi penyebab banyak penderitanya meninggal dunia.

Seperti yang menjadi penyebab perginya aktor Rudy Wowor dan istri Indro Warkop, Nita Octabijanthy.

Selasa, (9/10/2018), istri Indro Warkop, Nita meninggal dunia di RS MMC Kuningan, setelah satu tahun lebih mengidap kanker paru-paru.

Bukan hanya diidap laki-laki atau perokok, kanker paru-paru juga bisa menyerang perempuan.

Ada berbagai perbedaan mengapa kanker paru-paru menyerang laki-laki atau perempuan.

Kita terbiasa menyamakan penyebab ataupun gejala pada laki-laki dan perempuan jika membicarakan penyakit mematikan ini.

Ternyata, baik dari segi penyebab, tanda-tanda, hingga kesempatan antara perempuan dan laki-laki untuk hidup ketika terkena kanker paru-paru cenderung berbeda.

Rekomendasi Untuk Anda

Kanker paru menjadi penyebab tertinggi kematian pada perempuan, bahkan jumlahnya melebihi kanker payudara dan kanker ovarium.

Padahal, kanker paru-paru sendiri merupakan penyakit yang biasanya dikaitan dengan laki-laki dan juga perokok.

Dilansir oleh Verywellhealth.com, 20 persen perempuan yang menderita kanker paru-paru ternyata tidak pernah merokok.

Hal ini bertolak belakang dengan fakta bahwa rokok menjadi penyebab utama seseorang terjangkit penyakit mematikan ini.

Penyakit kanker paru-paru ini ternyata tidak lagi mendiskriminasi kepada siapa ia akan menyerang.

Tercatatat, ada 166.900 laki-laki dan 105 ribu perempuan yang didiagnosa menderita kanker paru-paru pada 2017 lalu.

Faktanya, angka kanker paru-paru yang menyerang laki-laki terus menurun sedangkan angka kanker paru-paru yang menyerang perempuan tetap stabil.

Terlebih lagi, angka penderita kanker paru-paru yang menyerang anak muda dan juga perempuan yang tidak pernah merokok terus bertambah.

Sumber: Nakita
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas