Ibu Hamil Boleh Olahraga Renang, Tapi Ada Aturannya
Kunci dari berenang saat hamil adalah tetap nyaman dan dengan kecepatan sedang, sehingga tidak membuat Anda sesak napas.
Editor:
Willem Jonata
TRIBUNNEWS.COM - Bolehkah ibu hamil melakukan aktivitas renang? Mulailah berenang saat hamil secara perlahan, bertahap serta tingkatkan durasi dan jumlah putaran.
Kunci dari berenang saat hamil adalah tetap nyaman dan dengan kecepatan sedang, sehingga tidak membuat Anda sesak napas.
Selain itu, Anda dapat menggunakan satu gaya atau bergantian gaya berbeda untuk memberikan latihan yang lengkap untuk tubuh Anda.
Manfaat berenang saat hamil:
1. Berenang adalah aktivitas yang sempurna bagi ibu hamil untuk menjaga berat badan mereka.
2. Ini adalah olahraga dengan risiko rendah yang bermanfaat bagi kesehatan kardiovaskular.
3. Meningkatkan kekuatan otot dan sirkulasi darah.
b Mengurangi tekanan pada tulang belakang dan otot-otot di sekitarnya.
5. Berenang membantu memperkuat otot dan fungsinya di sekitar bahu dan tulang belakang.
6. Ini membantu ibu hamil untuk bersantai dan menurunkan tingkat kelelahan.
7. Meningkatkan kualitas tidur.
8. Ini lebih baik daripada olahraga lainnya karena mudah pada ligamen dan persendian ibu hamil.
Tips berenang saat hamil
Berikut adalah beberapa aturan berenang untuk ibu hamil:
Trimester pertama
Selama trimester pertama, Moms sebaiknya berenang selama 30 menit setiap hari.
Mulailah hari dengan berenang dan mulai di pagi hari akan hilang sambil meningkatkan kekuatan fisik Anda secara keseluruhan.
Trimester kedua
Ketika ukuran janin tumbuh dan tubuh menjadi lebih berat, kebanyakan ibu hamil meninggalkan renang atau mengurangi frekuensinya.
Anda dapat berenang dengan gaya punggung karena itu akan membantu Moms berbaring telentang dan tidak akan memengaruhi aliran darah juga.
Beli baju renang yang lebih besar dan nyaman jika yang sekarang ini membuat Moms kram.
Trimester ketiga
Jika Anda ingin mengurangi nyeri otot punggung, gaya dada adalah gaya terbaik untuk dilakukan. Ini juga berfungsi pada otot-otot dada dan membantu memanjangkannya.
Menggunakan snorkel juga merupakan ide yang baik karena membantu meredakan tekanan leher.
Hati-hati saat berjalan di permukaan yang basah dan gunakan alas kaki anti slip.
Jika Anda mengalami salah satu dari gejala berikut, segera mencari bantuan dan tinggalkan kolam renang. Gejala tersebut antara lain:
- Pendarahan vagina
- Nyeri di abdomen atau lebih rendah
- Kehilangan cairan
- Kontraksi uterus
- Pusing atau dengan sesak napas
- Detak jantung tidak teratur
Sebelum memulai berenang, sebaiknya Anda konsultasi dengan dokter untuk mendapatkan saran yang tepat.(*)