Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Kebanyakan Makan Pepaya, Ini Efek Buruk Bagi Ibu Hamil

Pepaya sangat bergizi dan memiliki beberapa manfaat untuk tubuh. Tapi ada dampak buruk bagi kesehatan apabila mengonsumsi terlalu banyak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Kebanyakan Makan Pepaya, Ini Efek Buruk Bagi Ibu Hamil
scoopwhoop.com
Manfaat pepaya untuk kesehatan dan kecantikan 

3. Menyebabkan gangguan pernapasan

Papain dalam buah juga merupakan alergen potensial. Orang-orang yang mengkonsumsi banyak pepaya akhirnya menelan papain berlebihan. Akibatnya, dapat menyebabkan alergi pernapasan.

Beberapa di antaranya termasuk asma, mengi, hidung tersumbat, dan dalam kasus yang parah, kesulitan bernapas.

4. Menurunkan kadar gula darah terlalu banyak

Ada penelitian terbatas tentang ini. Tetapi beberapa sumber menunjukkan bahwa orang yang sudah memakai obat diabetes harus menjauhi pepaya.

Ini karena mungkin akan menurunkan kadar gula darah terlalu banyak. Silakan berkonsultasi dengan dokter sebelum makan pepaya bagi penderita diabetes.

5. Merusak saluran tenggorokan

Rekomendasi Untuk Anda

Terlalu banyak pepaya telah terbukti merusak esofagus. Namun jika dikonsumsi dalam jumlah normal (sekitar 150 gram) baik-baik saja.

6. Menyebabkan batu ginjal

Pepaya penuh dengan vitamin C, dan penelitian menunjukkan bahwa kelebihan vitamin C dapat menyebabkan gejala toksisitas, termasuk batu ginjal.

Vitamin C, setelah dimetabolisme di tubuh, menghasilkan oksalat yang bisa berubah menjadi batu.

7. Mengiritasi kulit dan menghitamkan kulit

Aplikasi pepaya pada kulit dapat menyebabkan iritasi. Makan terlalu banyak dapat menyebabkan kondisi di mana kulit bisa berubah menjadi kuning-oranye.

Ini tidak fatal, karena kadar beta-karoten berlebih menyebabkan perubahan warna kulit.

8. Menyebabkan alergi lain

Sumber: Nakita
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas