Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Kaus Kaki Basah karena Kehujanan? Ini Risiko Penyakit Jika Tetap Dipakai

Di musim hujan seperti sekarang ini, sepatu dan kaus kaki sangat rawan menjadi basah. Bepergian ke luar rumah, jadi tidak nyaman.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Kaus Kaki Basah karena Kehujanan? Ini Risiko Penyakit Jika Tetap Dipakai
Tribunnews.com/ Adi Suhendi
Ilustrasi kaus kaki bekas pakai. 

TRIBUNNEWS.COM - Di musim hujan seperti sekarang ini, sepatu dan kaus kaki sangat rawan menjadi basah. Bepergian ke luar rumah, jadi tidak nyaman.

Sepatu atau Kaus kaki basah juga dapat menyebarkan bau yang sangat mengganggu.

Hal ini terutama terjadi ketika kaus kaki digunakan sepanjang hari dan tidak ada kesempatan untuk mengganti atau mencopotnya.

Beraktivitas dengan menggunakan kaus kaki yang basah ini memang mengesalkan dan tentu saja tak nyaman.

Maka jangan tunggu, segera ganti dengan kaus kaki kering karena bahaya kesehatan mengancam bila nekat menggunakan kaus kaki basah.

Dikutip dari Anklefootmd, berikut sejumlah masalah kesehatan yang dapat muncul dari penggunaan kaus kaki basah.

1. Lecet dan melepuh pada kaki

Rekomendasi Untuk Anda

Ketika kaus kaki dan bagian dalam kaki dalam kondisi basah, benturan dan gesekan yang terjadi antara kaki dan pembungkusnya ini semakin meningkat.

 Jika hal ini dibiarkan terjadi dalam waktu yang cukup lama, gesekan yang terjadi ini dapat menyebabkan kaki jadi lecet dan melepuh.

2. Ruam

Kondisi lembap merupakan salah satu tempat favorit berkembang biaknya bakteri dan jamur.

Jika kondisi kaus kaki basah yang dipakai ini terjadi dalam waktu lama, maka akan muncul ruam dari jamur di dalam kulit.

3. Menimbulkan penyakit Trench Foot

Penyakit dengan nama trench foot ini banyak dialami oleh prajurit usai perang dunia pertama.

Penggunaan kaus kaki dan sepatu basah terutama dalam jangka waktu lama di suhu dingin dapat menyebabkan kerusakan pada kulit kaki, syaraf, dan pembuluh darah yang dikenal dengan penyakit trench foot ini.

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas