Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Serangan Demam Berdarah

Aroma Tubuh Manusia Menarik Nyamuk Penyebab DBD, Usir dengan Minyak atau Lotion

Prof. Upik Kesumawati, Kepala Unit Kajian Pengendalian Hama Pemukiman (UKPHP) Institut Pertaninan Bogor (IPB) menerangkan nyamuk sangat suka aroma CO2

Aroma Tubuh Manusia Menarik Nyamuk Penyebab DBD, Usir dengan Minyak atau Lotion
Livescomfort.com
Gigitan nyamuk pada kulit bayi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA — Selain kegiatan 3M plus yaitu menguras, menutup, menimbun, plus menyemprot pencegahan demam berdarah dengue (DBD) bisa ditambahkan dengan menggunakan lotion atau minyak telon anti nyamuk.

Prof. Upik Kesumawati, Kepala Unit Kajian Pengendalian Hama Pemukiman (UKPHP) Institut Pertaninan Bogor (IPB) menerangkan nyamuk sangat suka aroma CO2 dari tubuh manusia.

Maka dengan penggunan lotion anti nyamuk pori-pori kulit akan tertutup, terlebih pada lotion terdapat kandungan seperti chamomile, eucalyptus, citronella yang dapat mengusir nyamuk.

Baca: Berantas Tuntas Jentik Nyamuk Penyebab DBD, Selain Dikuras, Bak Air di Kamar Mandi Wajib Disikat

“Manusia baunya CO2 baunya menarik, nyamuk betina akan datang untuk mengisap darah, karena diolesin itu tidak mengeluarkan bau CO2 kemudian nyamuk keusir,” ungkap Prof Upik saat ditemui di acara My Baby, di Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019).

Tapi penggunaan lotion tersebut harus sesuai aturan dan jika sudah bersentuhan dengan air sebaiknya gunakan ulang untuk proteksi yang lebih maksimal.

“Misalnya My Baby dia proteksi untuk 8 jam. Sepanjang tidak terganggu air, habis wudhu masih ada efeknya. Kalau kena air harus dioles lagi,” kata Prof Upik.

Tidak hanya 3M plus dan lotion atau minyak pencegah nyamuk, trik lainnya untuk menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan obat nyamuk bakar atau semprot, fogging, maupun memperhatikan sirkulasi udara di rumah agar tidak lembab.

Ikuti kami di
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas