Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Ikan Asin Bisa Picu Kanker Kelenjar yang Diderita Ustaz Arifin Ilham Hingga Wafat

Setelah berjuang melawan penyakitnya, beliau diberitakan meninggal dunia pada Kamis (23/5/2019).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Ikan Asin Bisa Picu Kanker Kelenjar yang Diderita Ustaz Arifin Ilham Hingga Wafat
Kolase Tribun Style/Instagram @jokowi
Cerita Istri Kedua Ustaz Arifin Ilham Saat Harus Gantian Jaga Suami dengan Istri Pertama di Rumah Sakit 

TRIBUNNEWS.COM - Berita duka cita datang dari Ustaz Arifin Ilham.

Setelah berjuang melawan penyakitnya, beliau diberitakan meninggal dunia pada Kamis (23/5/2019).

Meski tidak disebutkan, diduga kanker nasofaring lah yang jadi penyebab utamanya.

Kanker ini rupanya bisa dipicu dari mengonsumsi ikan asin.

Berikut penjelasan selengkapnya.

Unggahan Alvin Faiz terkait kabar meninggalnya Ustaz Arifin Ilham
Unggahan Alvin Faiz terkait kabar meninggalnya Ustaz Arifin Ilham (Instagram/alvin_411)

Ustaz Arifin Dilarang Bersuara dan Bersalaman

Dalam wasiat kematian yang ia tulis, Ustaz Arifin sempat menyebutkan bahwa dirinya dilarang untuk banyak bersuara dan salaman.

Rekomendasi Untuk Anda

Seperti yang kita ketahui, Ustaz Arifin sempat dinyatakan sembuh dari kanker getah bening dan kanker nasofaring stadium 4A.

Kanker nasofaring sendiri merupakan jenis kanker yang tumbuh di rongga belakang hidung dan belakang langit-langit tenggorokan.

Pada penderita kanker nasofaring stadium 4, kanker telah menyebar hingga jaringan atau organ tubuh lainnya yang bisa jadi berjauhan dengan letak nasofaring yang berada di rongga dekat langit-langit tenggorokan.

Hal inilah yang membuat Ustaz Arifin Ilham dilarang oleh dokter untuk banyak bersuara, karena dapat memperparah kondisi nasofaring.

Melansir dari American Cancer Society, sepertinya penderita kanker yang tengah menjalani serangkaian pengobatan seperti kemoterapi tidak diperbolehkan salaman.

Hal ini dikarenakan kemoterapi yang dijalani Ustaz Arifin berdampak pada sistem sarafnya, seperti kesemutan, mati rasa pada tangan dan kaki, otot terasa sakit/lemas, kehilangan keseimbangan, tremor (tangan bergetar).

Bahkan tak jarang pasien yang tengah atau sudah menjalani kemoterapi akan merasa kehilangan konsentrasi, kebingungan, leher terasa pegal, sakit kepala, dan gangguan pendengeran.

Selain itu, berjabat tangan atau salaman bahkan berdekatan dengan pasien dapat mengalami penurunan sistem kekebalan tubuh, jika imunitasnya sedang tidak baik.

Sumber: Sajian Sedap
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas