Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Sebaiknya Ibu Hamil Jangan Kelamaan Duduk, Soalnya Berisiko

Beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara depresi selama kehamilan dan duduk dalam waktu lama selama trimester kedua.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Sebaiknya Ibu Hamil Jangan Kelamaan Duduk, Soalnya Berisiko
Hindustan Times
Seorang wanita dan bayinya meninggal dunia setelah sang ibu mencoba melahirkan sendiri dengan hanya melihat tutorial di Youtube 

TRIBUNNEWS.COM - Duduk memang bukan hal yang membahayakan bagi ibu hamil. 

Namun, jika kelamaan duduk, kita juga merasakan sakit pada beberapa bagian pada tubuh kita. Misal, nyeri punggung, nyeri leher, dan bahkan kesemutan.

Tak menutup kemungkinan ibu hamil kelamaan duduk, juga bisa mengalami hal di atas.

Dikutip dari laman Futurity mengatakan beberapa penelitian telah menemukan hubungan antara depresi selama kehamilan dan duduk dalam waktu lama selama trimester kedua.

Selain itu, ini beberapa bahaya diakibatkan ibu hamil duduk terlalu lama selama masa kehamilan, di antaranya:

1. Diabetes gestasional

Diabetes yang terjadi pada ibu hamil biasa disebut dengan diabetes gestasional.

Baca: Bagaimana Ibu Hamil Mengatasi Sesak Napas?

Rekomendasi Untuk Anda

"Diabetes gestasional dapat meningkatkan risiko komplikasi kelahiran untuk ibu dan bayi dan oleh karena itu penting kita meminimalkan risiko ini dengan mengurangi waktu yang dihabiskan ibu hamil duduk terlalu lama," kata Nithya Sukumar, seorang peneliti penelitian klinis di Warwick Medical School.

Baca: Manfaat Santap Sayur Kangkung Bagi Tubuh, Cegah Kanker Sampai Remajakan Kulit

Kelebihan berat badan ini memiliki dampak negatif yang memengaruhi gangguan pertumbuhan janin, bayi lahir prematur, masalah pernapasan pada bayi, penyakit kuning, bahkan keguguran.

Baca: UTBK Tinggi Tak Jamin Lolos SBMPTN 2019, Ubah Pilihan Jika Lewat Kuota, Ini Tanggal Pendaftaran

2. Preeklamsia 

Preeklamsia adalah komplikasi kehamilan yang ditandai oleh tekanan darah tinggi dan tanda-tanda kerusakan pada sistem organ lain, paling sering pada hati dan ginjal.

Preeklamsia biasanya dimulai setelah 20 minggu kehamilan pada wanita yang tekanan darahnya normal.

Kebiasaan ibu hamil duduk terlalu lama mengakibatkan kurangnya oksigen dalam darah karena kurang bergerak.

"Mendorong ibu hamil untuk berhenti dari duduk mungkin membantu mengurangi kejadain preeklampsia dan mudah untuk diterapkan daripada meningkatkan aktivitas fisik mereka selama kehamilan," kata Ponnusamy Saravanan, seorang peneliti di Warwick Medical School.

3. Darah menggumpal

Sumber: Grid.ID
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas