Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Kalbe Junior Scientist Award Jadi Awal Diperkenalkannya Karya Sains Berbasis Digital pada Anak-Anak

Kalbe Junior Scientist Award ajak anak-anak mampu berpikir kreatif dan memecahkan masalah di sekitarnya melalui pendekatan sains

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Kalbe Junior Scientist Award Jadi Awal Diperkenalkannya Karya Sains Berbasis Digital pada Anak-Anak
IST
PT Kalbe Farma 

"Oleh karena itu kami melakukan proses pendampingan atau mentoring kepada 10 pemenang ini pada saat mereka terpilih sebagai 20 finalis sebelum dipresentasikan di hadapan dewan juri pada saat penjurian akhir kemarin,” kata Nurul.

Disebutkan, sejak pertama kali diselenggarakan di tahun 2011, KJSA terus mendapatkan antusiasme cukup tinggi

Tahun ini, KJSA membawa konsep baru dengan memasukkan unsur digital dari hasil karya sains yang dibuat.

"Terkumpul 424 karya sains yang berasal dari 239 karya kategori SD dari 121 sekolah dasar dan 185 karya kategori SMP dari 102 sekolah menengah pertama dari seluruh Indonesia,” ujar Melina M. Karamoy, Head of Corporate Communication & Sustainability PT Kalbe Farma Tbk.

"Saat ini ada 10 pemenang yang telah tersaring di tahap akhir, yang terbagi menjadi 5 pemenang kategori SD dan 5 pemenang kategori SMP,” kata Melina.

Dewan Juri KJSA 2019 adalah Prof. Dr. Nurul Taufiqu Rochman, M. Eng., Ph.D (Kepala Pusat Penelitian Fisika, LIPI), Maulani Mega Hapsari, S.Ip, MA (Kasubdit Peserta Didik, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Pertama, Kemdikbud RI), M. Syachrial Annas (Direktur PP IPTEK Kemristekdikti RI), Irzan Raditya (CEO & Co-Founder of Kata.ai), Onno W. Purbo, Ph.D (Pakar Informasi dan Teknologi).

Para pemenang yang terpilih ini telah melakukan mentoring dengan para mentor yang telah ditentukan oleh Dewan Juri sesuai dengan kompetensi para mentor.

Rekomendasi Untuk Anda

Proses mentoring merupakan pengembangan karya sains untuk menjadi digital.

Adapun yang menjadi mentor adalah Herry Kwee (Fisikawan, Presiden World Physics Olympiad), Dewis Akbar (Penggagas Lab on Bike), Handy Darmawan (Chief Technology Officer Tempo Media Group), Dr. M. Ikhlasul Amal, M.Si.,S.Si. (Pusat Penelitian Metalurgi & Material LIPI).

Kemudian Dr. Wahyu Bambang Widayantos (Pusat Penelitain Fisika LIPI – Material), Mohamad Imam Afandi M.T (Pusat Penelitian Fisika Elektronik & IT, LIPI), Hemi Prasetyo M.Si. (Kepala Divisi Administrasi, Pusat Peragaan Iptek, Kemmenristekdikti) dan Setyo Purnomo. M.Hum (Kepala Divisi Operasi Pusat Peragaan Iptek, Kemenristekdikti.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas