Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Atasi Gangguan Kecemasan Tanpa Obat, Bagaimana Caranya?

Dalam situasi serba tidak pasti saat dunia dilanda wabah seperti sekarang, gangguan kecemasan bisa dialami oleh siapa saja.

Atasi Gangguan Kecemasan Tanpa Obat, Bagaimana Caranya?
Neuro Science
Siapa sangka, ada kekuatan super pada diri orang dengan gangguan kecemasan. So, jangan minder ya! 

TRIBUNNEWS.COM - Dalam situasi serba tidak pasti saat dunia dilanda wabah seperti sekarang, gangguan kecemasan bisa dialami oleh siapa saja.

Bahkan kondisi yang masuk dalam gangguan mental ini sulit untuk diabaikan.

Bagi awam, gangguan kecemasan mungkin dianggap sepele, tapi orang yang mengalaminya akan selalu dilanda rasa khawatir, kewalahan, dan dilingkupi kesedihan mendalam.

Penyandang gangguan ini sering tidak bisa menghindari pikiran dan emosi negatif. Untuk orang yang kondisinya sudah berat, obat yang diresepkan psikiater merupakan solusi untuk meredakan kecemasan sehingga mereka bisa menjalani hidupnya dengan normal.

Baca: Disebut-sebut Bisa Jadi Obat Untuk Covid-19, Pohon Kina Kini Langka di Bandung

Seringkali sumber kecemasan berasal dari gangguan kecil atau hanya suasana hati yang buruk.

Dalam keheningan, biasanya baru terungkap kekhawatiran dan ketakutan yang sebenarnya, sehingga lebih mudah mengelola kekhawatiran tersebut. Mengurangi kecemasan dengan teknik " mindfulness" perlu dikembangkan setiap hari.

Ini seperti membangun mindfulness di sistem sehingga kita memilikinya di saat yang diperlukan. Ketenangan pikiran akan membantu kita di tengah tekanan.

Baca: Banyak di Rumah sebagai Antisipasi Virus Corona, Rizki dan Ridho Syafaruddin Menghafal Alquran

Baca: Pemprov Sumut Siapkan 10.000 APD dan 1.000 Unit Rapid Test Covid-19

Segala teknik pernapasan, meditasi, visualisasi tidak akan berguna jika kita belum berlatih secara konsisten dan mengetahuinya lebih dalam.

Katherine Mazza, terapis kesehatan mental berlisensi spesialis masalah hubungan, manajemen kecemasan, PTSD, dan trauma di New York membagikan tips di bawah ini untuk mengurangi kecemasan.

Cara ini dapat dilakukan oleh siapa saja dan kapan saja, tetapi di sini adalah bagaimana melakukannya sehingga berhasil.

Halaman
12
Editor: Willem Jonata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas