Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Studi Buktikan, 1 dari 4 Orang yang Terinfeksi Virus Corona Tidak Memiliki Gejala atau Asimptomatik

Virus corona tak hanya menular dari mereka yang memiliki gejala (simptomatik), tapi juga mereka yang tidak memiliki gejala (asimptomatik).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Studi Buktikan, 1 dari 4 Orang yang Terinfeksi Virus Corona Tidak Memiliki Gejala atau Asimptomatik
Freepik
ilustrasi - Virus corona tak hanya menular dari mereka yang memiliki gejala (simptomatik), tapi juga mereka yang tidak memiliki gejala (asimptomatik). 

TRIBUNNEWS.COM - Saat ini setidaknya sepertiga wilayah dunia sedang mengalami lockdown karena pandemi Covid-19, yang disebabkan oleh virus SARS-CoV-2.

Sesuai arahan World Health Organization (WHO), pemerintah berbagai negara menghimbau warganya untuk melakukan physical distancing untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Namun, pada kenyataannya masih banyak warga yang belum paham akan pentingnya physical distancing.

Sebab virus corona tak hanya menular dari mereka yang memiliki gejala (simptomatik), tapi juga mereka yang tidak memiliki gejala (asimptomatik).

“Ada jumlah transmisi yang signifikan dari orang-orang yang tidak memiliki gejala Covid-19,” tutur ahli epidemiologi dari Columbia University, Stephen Morse.

Dikutip dari Business Insider, Minggu (5/4/2020), hal itu juga dikatakan oleh Robert Redfield selaku direktur dari Centers of Disease Control and Prevention (CDC).

Redfield menyebutkan bahwa sedikitnya 25 persen orang yang terinfeksi Covid-19 tidak memiliki gejala sama sekali, alias asimptomatik. Namun, tetap bisa menularkan virus corona kepada orang lain.

Rekomendasi Untuk Anda

Pasien Covid-19 yang asimptomatik ini, tutur Redfield, merupakan kontributor penyebaran virus yang tidak main-main jumlahnya. Sekadar info, jumlah penderita Covid-19 di seluruh dunia saat ini sudah lebih dari 1 juta orang.

“Kita tidak tahu jumlah yang tidak teridentifikasi di luar itu,” tutur Morse.

Transmisi simptomatik dan asimptomatik

Kasus pertama penularan virus corona dari pasien asimptomatik adalah pada Februari lalu.

Seorang warga Wuhan berusia 20 tahun menularkan Covid-19 pada keluarganya, namun ia tidak merasa sakit sama sekali.

World Health Organization kemudian melacak penyebaran virus corona di China.

Hasilnya, mayoritas orang yang asimptomatik pada saat diagnosa, baru menunjukkan gejala beberapa saat kemudian.

Studi WHO kemudian menunjukkan bahwa 75 persen warga China asimptomatik pada awalnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas