Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Ilmuwan Italia Mengklaim Terobosan Vaksin Virus Corona Pertama di Dunia

vaksin virus corona percobaan yang dikembangkan peneliti di Italia ini memiliki antibodi yang dihasilkan dalam tikus yang bekerja pada sel manusia.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Miftah
zoom-in Ilmuwan Italia Mengklaim Terobosan Vaksin Virus Corona Pertama di Dunia
NICOLAS ASFOURI / AFP
ILUSTRASI - Dalam gambar yang diambil pada 29 April 2020, seorang ilmuwan menunjukkan vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 yang diuji di Laboratorium Kontrol Kualitas di fasilitas Biotek Sinovac di Beijing. Sinovac Biotech, yang melakukan salah satu dari empat uji klinis yang telah disetujui di China, telah mengklaim kemajuan besar dalam penelitiannya dan hasil yang menjanjikan di antara monyet. 

TRIBUNNEWS.COM - Vaksin percobaan untuk virus corona (COVID-19) telah menetralkan virus dalam sel manusia untuk pertama kalinya.

Dilansir Arab News, vaksin virus corona percobaan yang dikembangkan peneliti di Italia ini memiliki antibodi yang dihasilkan dalam tikus yang bekerja pada sel manusia.

Terobosan tersebut didapatkan menurut tes yang dilakukan di Rumah Sakit Spallanzani, penyakit menular Roma.

Luigi Aurisicchio, CEO Takis, perusahaan yang mengembangkan obat tersebut, mengatakan bahwa vaksin kandidat virus corona (COVID-19) itu telah menetralkan virus dalam sel manusia untuk pertama kalinya.

"Ini adalah tahap paling menjanjikan dari pengujian kandidat vaksin yang dibuat di Italia," kata Aurisicchio kepada kantor berita Italia ANSA.

Baca: Jokowi Dorong Kerjasama Konkret Negara Non-Blok Untuk Akses Obat dan Vaksin Covid-19

Ilustrasi vaksin virus corona.
Ilustrasi vaksin virus corona. (Fresh Daily)

"Tes manusia diharapkan dilakukan setelah musim panas ini," tambahnya.

"Menurut Rumah Sakit Spallanzani, sejauh yang kami tahu kami adalah yang pertama di dunia yang telah menunjukkan netralisasi virus corona dengan vaksin."

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami berharap keberhasilan ini terjadi pada manusia juga," kata Aurisicchio.

Aurisicchio menjelaskan bahwa Takis sedang mengeksplorasi platform teknologi yang lebih menarik dengan LineaRx, sebuah perusahaan Amerika.

Baca: Doni: Selama Belum ada Vaksin, Kita Belum Aman dari Covid-19

"Kami bekerja keras untuk vaksin yang berasal dari penelitian Italia, dengan teknologi semua-Italia dan inovatif, diuji di Italia dan tersedia untuk semua orang."

"Untuk mencapai tujuan ini, kami membutuhkan dukungan dari lembaga dan mitra nasional dan internasional yang dapat membantu kami mempercepat proses."

Aurisicchio menambahkan:

"Ini bukan kompetisi."

"Jika kita menggabungkan kekuatan dan keterampilan kita bersama, kita semua bisa menang melawan virus corona."

Foto diambil pada tanggal 29 April 2020 ini. seorang ilmuwan melihat sel-sel ginjal monyet saat melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Cells Culture Room di fasilitas Sinovac Biotech di Beijing. Sinovac Biotech, yang melakukan salah satu dari empat uji klinis yang telah disetujui di China, telah mengklaim kemajuan besar dalam penelitiannya dan hasil yang menjanjikan di antara monyet.
Foto diambil pada tanggal 29 April 2020 ini. seorang ilmuwan melihat sel-sel ginjal monyet saat melakukan tes pada vaksin eksperimental untuk virus corona COVID-19 di dalam laboratorium Cells Culture Room di fasilitas Sinovac Biotech di Beijing. Sinovac Biotech, yang melakukan salah satu dari empat uji klinis yang telah disetujui di China, telah mengklaim kemajuan besar dalam penelitiannya dan hasil yang menjanjikan di antara monyet. (NICOLAS ASFOURI / AFP)

Peneliti Italia menggambarkan hasil ini jauh melampaui harapan.

Halaman 1/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas