Minum Es Teh Saat Berbuka Tidak Cocok Bagi Penderita Darah Rendah
Tapi hati-hati, es teh memang sangat segar diminun saat berbuka tapi tidak dianjurkan bagi yang memiliki anemia atau darah rendah.
Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Adi Suhendi
Laporan wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kesegaran es teh manis sebabtiasa selalu menggoda untuk diminum saat berbuka puasa.
Tapi hati-hati, es teh memang sangat segar diminun saat berbuka tapi tidak dianjurkan bagi yang memiliki anemia atau darah rendah.
Nutrition Specialist Youvit, Rachel Olson menyebutkan di dalam teh ada senyawa tanin yang dapat menghambat penyerapan zat besi yang didapat dari sumber makanan lain.
Padahal zat besi sangat dibutuhkan mereka yang memiliki darah rendah untuk menambah tenaga dan menstabilkan tekanan darah.
Baca: 25 Ucapan Selamat Hari Raya Waisak, Kamis 7 Mei 2020, untuk Update Status di WhatsApp, Facebook
"Jadi yang punya jangan minum es teh manis saat makan," kata Rachel saat webinar Sehat Jaman Now, Rabu (6/5/2020).
Penyerapan zat besi oleh tubuh harus dibantu dengan makanan-makanan yang kaya vitamin C.
Jadi kalau misalnya ingin dapat zat besi dari mengonsumsi kambing maka harus dibarengi dengan mengonsumsi sayur brokoli.
Baca: Bolehkah Mandi Wajib Setelah Imsak? Berikut Penjelasan dan Niat serta Tata Cara Mandi Junub
"Kalau makan zat besi dari kambing, tapi kalau tidak ada buah atau sayur vitamin C, zat besinya tidak akan diserap jadi food combaining," ungkap Rachel.
Selain kambing beberapa makanan yang banyak zat besi di antaranya tempe yang terbuat dari kacang-kacangan, hati atau jeroan, serta daging merah.