Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Dokter: Ibu Hamil Positif Covid-19, Bayi Dalam Kandungan Belum Tentu Tertular

Dokter Spesialis Kandungan mengatakan bayi yang dikandung ibu hamil yang positif Covid-19 belum tentu terpapar dalam kandungan.

Dokter: Ibu Hamil Positif Covid-19, Bayi Dalam Kandungan Belum Tentu Tertular
Timesofisrael
Ilustrasi ibu hamil - Dokter Spesialis Kandungan mengatakan bayi yang dikandung ibu hamil yang positif Covid-19 belum tentu terpapar dalam kandungan. 

Huthia pun menyampaikan kehamilan memang menjadi suatu kondisi yang menyebabkan imunitas atau daya tahan tubuh menurun.

Akan tetapi, sejauh ini, belum ada data yang menunjukkan pada usia kehamilan berapa seorang ibu hamil lebih rentan tertular Covid-19.

Menurut Huthia, yang paling berpengaruh bagi ibu hamil adalah imunitasnya.

"Tidak ada data yang menunjukkan kalau hamil itu usia hamil berapa bulan lebih rentan untuk tertular, nggak, jadi yang sangat memengaruhi adalah imunitas atau daya tahan tubuh itu," terang Huthia.

Oleh karena itu, ibu hamil yang memiliki imunitas tinggi dan melakukan pola hidup bersih akan lebih berisiko rendah tertular Covid-19.

"Kalau ibu hamil sehat, imunitas tinggi, pola hidup bersih, tidak banyak kontak dengan orang yang penderita, tidak di kerumunan, itu kemungkinan imunitasnya akan bagus," kata Huthia.

"Kemungkinan tertularnya rendah," tambahnya.

Tetapi, Covid-19 akan lebih rentan menyerang ibu hamil yang memiliki sejumlah masalah kesehatan.

Di antaranya yaitu ibu hamil yang menderita darah tinggi, gula, ataupun penyakit lainnya yang menyebabkan imunitasnya menurun.

Baca: Ari Puspita Sari Gugur Jokowi pun Berduka, Berikut Daftar 20 Perawat yang Meninggal Karena Covid-19

"Jika ibu hamil memiliki beberapa masalah atau penyakit misalnya darah tinggi, gula, diabetes, atau yang lain yang menyebabkan imunitasnya turun, hati-hati, ini rentan untuk tertular."

"Jadi tidak berpengaruh di usia kehamilan berapa tapi lebih ke daya tahan ibu sendiri," jelasnnya.

Sementara itu, bagi tenaga kesehatan yang dalam kondisi mengandung, menurut Huthia, biasanya mereka tidak disarankan menangani langsung pasien Covid-19.

"Biasanya perawat yang hamil itu akan dipindahkan ke tempat yang lebih rendah paparannya, misalnya di bangsal, ruang perawatan yang bersih, atau tempat-tempat lain sesuai aturan rumah sakit," kata Huthia.

Huthia pun menyarankan para tenaga kesehatan, khususnya yang sedang mengandung, untuk selalu menggunakan alat pelindung diri yang lengkap dan sesuai tempatnya bekerja.

Baca: Profil Ari Puspitasari, Perawat RS Royal Surabaya Hamil 4 Bulan dan Meninggal Positif Covid-19

"Sarannya selalu menggunakan APD atau alat pelindung diri yang lengkap, sesuai dengan tempatnya bekerja."

"Kalau bekerjanya mau tidak mau di ruang operasi ya kemungkinan besar dia terjun langsung untuk di dalam tempat operasinya tapi harus di sekitaran luar mungkin jadi perawat sirkuler," tambahnya.

(Tribunnews.com/Widyadewi Metta) 

 
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas