Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Ciri-ciri Mata Lelah karena Banyak Menggunakan Gadget dan Ini Cara Mengatasinya

Dokter spesialis mata, Dr dr Nina Handayani SpM (K) memberikan ciri-ciri mata lelah dan memberikan tips untuk mengatasi mata lelah

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Daryono
zoom-in Ciri-ciri Mata Lelah karena Banyak Menggunakan Gadget dan Ini Cara Mengatasinya
health.clevelandclinic.org
Ilustrasi mata memerah.jpg 

TRIBUNNEWS.COM - Dokter spesialis mata, Dr dr Nina Handayani SpM (K) memberikan ciri-ciri mata lelah.

Nina mengatakan, mata lelah dapat disebabkan karena beberapa kebiasaan.

Satu contohnya adalah menggunakan gadget secara berlebihan.

Nina membeberkan ada sejumlah kondisi yang mencirikan mata seseorang telah lelah dan perlu diistirahatkan.

"Seperti mata kabur atau penglihatan dobel, mata perih dan berair itu juga sering."

"Kemudian pusing juga bisa, di sebagian orang mata lelah juga bisa terasa seperti ngeres (terasa seperti berpasir, red)," urainya kepada Tribunnews, Sabtu (30/5/2020).

Nina menyebut gejala-gejala di atas dapat dihilangkan dengan istirahat sejenak.

Rekomendasi Untuk Anda

"Keluhan ini akan hilang kalau istirahat, itu tanda-tanda khas mata lelah seperti itu," imbuhnya.

Baca: Tips Menjaga Kesehatan Mata Seiring Meningkatnya Penggunaan Gadget di Tengah Pandemi

Penggunaan gadget perlu diatur

Siswa belajar dari rumah didampingi orangtua, Selasa (31/3/2020). Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa belajar di rumah selama wabah Covid-19 hingga 19 April 2020 mendatang. Mulanya masa kegiatan belajar di rumah bagi siswa-siswi diberlakukan selama dua pekan, terhitung sejak 16 Maret sampai 29 Maret 2020. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Siswa belajar dari rumah didampingi orangtua, Selasa (31/3/2020). Pemprov DKI Jakarta memperpanjang masa belajar di rumah selama wabah Covid-19 hingga 19 April 2020 mendatang. Mulanya masa kegiatan belajar di rumah bagi siswa-siswi diberlakukan selama dua pekan, terhitung sejak 16 Maret sampai 29 Maret 2020. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

Nina menjelaskan penting bagi masyarakat untuk menjaga dan mengatur penggunaan gadget terlebih di tengah pandemi.

Alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya ini merekomendasikan setiap 2 jam sekali setelah penggunaan gadget, mata perlu diistirahatkan.

"Bisa makan dulu misalnya, atau mungkin mengerjakan sesuatu yang tidak berhubungan dengan alat elektronik itu."

"Kemudian kita bisa mengerjakan lagi tugasnya kalau belum selesai," imbuhnya.

Nina melanjutkan, penggunaan gadget berlebihan dapat membuat mata lelah maupun kering.

Dalam kondisi tertentu gejala tersebut perlu dilakukan pemberian obat tetes mata.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas