Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Bayi Anda Sehat atau Tidak Bisa Dilihat dari Warna Tinja

Warna tinja atau kotoran (feses) pada bayi bisa jadi indikator (petunjuk) kesehatan si kecil.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Willem Jonata
zoom-in Bayi Anda Sehat atau Tidak Bisa Dilihat dari Warna Tinja
sitel.com.mk
Ilustrasi bayi. 

Namun, bisa juga cokelat kekuningan, bahkan kehijauan. Anda tak perlu khawatir, sebab kondisi tersebut masih terbilang normal.

Hijau berair

Tinja bayi yang berwarna hijau bertekstur encer hingga berair sebenarnya masih terbilang normal. Namun, tak jarang bisa juga sebaliknya.

Karena itu, untuk memastikan, Genbest perlu mengecek frekuensi BAB bayi, apakah lebih sering dari biasanya atau tidak.

Bila frekuensi BAB bayi menjadi lebih sering, misalnya dari tiga kali menjadi enam kali dalam sehari, kemungkinan si kecil sedang diare.

Ilustrasi bayi - Bayi 9 bulan dilempar dari lantai 5 apartemen setelah sang ibu marah karena tak bertengkar dengan kekasihnya.
Ilustrasi bayi - Bayi 9 bulan dilempar dari lantai 5 apartemen setelah sang ibu marah karena tak bertengkar dengan kekasihnya. (Digital Jungle)

Kondisi tersebut umumnya disebabkan bayi salah makan atau mengalami alergi terhadap suatu zat makanan.

Genbest perlu waspada, diare parah juga dapat mengindikasi gangguan kesehatan serius, misalnya virus atau infeksi bakteri.

Dalam kondisi tersebut, Genbest harus segera memeriksakan bayi ke dokter.

Rekomendasi Untuk Anda

Sementara itu, apabila frekuensi BAB bayi normal alias tidak sering, warna hijau pada kotoran si kecil kemungkinan disebabkan oleh makanan pendamping ASI (MPASI), sehingga Genbest tak perlu khawatir.

Tak jarang makanan yang Genbest konsumsi juga berpengaruh terhadap ASI.

Misalnya, Genbest banyak mengonsumsi sayuran berwarna hijau, otomatis feses bayi cenderung berwarna serupa.

Kuning kecokelatan

Hampir mirip dengan kondisi sebelumnya, Anda perlu juga waspada.

Apabila bayi warna BAB bayi kuning kecokelatan dan bertekstur encer selama lebih dari dua hari, bisa jadi si kecil terserang diare.

Ada alasan kenapa sebaiknya hindari menggunakan gendongan agar bayi tidur.
Ada alasan kenapa sebaiknya hindari menggunakan gendongan agar bayi tidur. (Pixabay)

Namun, jika tekstur feses keras, ini menandakan bayi mengalami konstipasi dan tergolong normal.

Hal yang perlu Genbest lakukan adalah mencukupi kebutuhan cairan si kecil agar tidak dehidrasi.

Merah

Segera bawa bayi ke dokter apabila ia mengeluarkan kotoran berwarna merah. Pasalnya, kondisi ini mengartikan feses telah terkontaminasi dengan darah.

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas