Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Kebiasaan Tak Pakai Celana Dalam Menunjang Kesehatan? Benarkah

Sebagian orang menganggap tanpa mengenakan celana dalam justru lebih menyehatkan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Willem Jonata
zoom-in Kebiasaan Tak Pakai Celana Dalam Menunjang Kesehatan? Benarkah
dhgate.com
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM - Sebagian orang menganggap tanpa mengenakan celana dalam justru lebih menyehatkan.

Apa sebabnya?

Beberapa perempuan yang diwawancarai oleh Daily Mail beberapa waktu lalu mengungkapkan, tidak mengenakan celana dalam adalah "kunci dari kesehatan" karena celana dalam bisa memicu timbulnya infeksi dan penyakit lain.

Dilansir Healthline, ada beberapa manfaat yang mungkin dirasakan jika kamu tidak mengenakan celana dalam dalam keseharian.

Namun, karena perbedaan dalam organ genital perempuan dan laki-laki, ada beberapa perbedaan dalam manfaat yang dirasakan.

Manfaat untuk Perempuan Beberapa manfaatnya antara lain:

1. Mengurangi risiko pengembangan infeksi ragi vagina

Rekomendasi Untuk Anda

Mengenakan celana dalam yang ketat atau tidak terbuat dari bahan yang bisa bernafas, seperti katun, dapat menimbulkan suasana lembap di area genital dan membuat bakteri ragi lebih mudah tumbuh.

Tidak ada penelitian tentang apakah pergi tanpa pakaian mengurangi infeksi ini, namun jika kamu mengenakan pakaian dalam, pastikan cukup longgar dan berbahan katun.

2. Mengurangi bau tak sedap dan ketidaknyamanan

Ketika kelembapan dan panas terperangkap di area kewanitaan karena pakaian dalam, akan muncul bau tidak sedap.

Baca: Tiga Hal yang Membuat Kadar Asam Urat Tinggi

Maka berhenti mengenakannya bisa menyebabkan keringat lebih mudah menguap, meminimalkan bau tak sedap, hingga mengurangi potensi gesekan yang dapat diperparah karena kelembapan.

3. Mencegah cedera vulva

Labia yang terdapat di luar vagina terbuat dari jaringan yang sama dengan bibir.

Pakaian dalam yang ketat terbuat dari kain buatan dapat mengiritasi labia dan kulit di sekitarnya sehingga dapat menyebabkan kulit terluka atau infeksi.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas