Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Nyeri saat Berhubungan Intim karena Dispareunia, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya

Merasakan nyeri pada saat berhubungan intim atau bersanggama? Ketahui penyebab Dispareunia dan cara mengatasinya berikut ini.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
zoom-in Nyeri saat Berhubungan Intim karena Dispareunia, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
KOMPAS.com/Thinkstockphotos
(ILUSTRASI) Merasakan nyeri pada saat berhubungan intim atau bersanggama? Ketahui penyebab Dispareunia dan cara mengatasinya berikut ini. 

TRIBUNNEWS.COM - Sejumlah wanita merasakan nyeri pada saat berhubungan intim atau bersanggama.

Rasa sakit tersebut biasanya muncul ketika terjadi penetrasi.

Medical Sexologist, dr Binsar Martin Sinaga, FIAS, mengatakan nyeri saat bersanggama ini dalam istilah medis biasa disebut Dispareunia.

Hal itu Binsar sampaikan dalam wawancaranya di Live Talk Show Edukasi Seksual yang ditayangkan langsung di kanal YouTube Tribunnews.com, Kamis (2/7/2020) malam.

Baca: Virus Corona Bisa Ditularkan Lewat Hubungan Seks? Ilmuwan: Kecil Peluangnya

Baca: 5 Manfaat untuk Kesehatan Melakukan Seks di Pagi Hari, di Antaranya Kurangi Risiko Serangan Jantung

Binsar mengatakan, ada sejumlah faktor yang menjadi menyebabkan wanita mengalami rasa nyeri tersebut.

Lebih lanjut, Binsar pun memaparkan faktor-faktor yang menjadi penyebab Dispareunia.

Berikut faktor penyebab nyeri saat berhubungan intim atau Dispareunia:

Rekomendasi Untuk Anda

1. Kekurangan Hormon Estrogen

Penyebab dispareunia di antaranya yaitu kurangnya kadar hormon estrogen.

Menurut Binsar, ketika menjelang menopause, wanita akan mengalami kekurangan hormon estrogen.

Akibatnya, permukaan dinding vagina menjadi kering sehingga dapat menimbulkan perlukaan saat terjadi penetrasi.

Hal inilah yang menjadi pemicu rasa nyeri ketika berhubungan intim. 

"Keringnya permukaan dinding vagina ini sehingga pembasahnya tidak ada, ini yang akan mengakibatkan pada waktu terjadinya penetrasi penis itu terjadi perlukaan," kata Binsar.

2. Penyakit bawaan

Faktor penyebab berikutnya yaitu penyakit bawaan yang diderita oleh wanita.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas