Tribun Kesehatan

Miliki Khasiat Immunomodulator, Produk Bejo Jahe Merah Siap Uji Klinis Covid-19

Jahe merah yang bernama latin Zingiber officinale var. rubrum terbukti menjadi tanaman obat dari bahan alam yang berpotensi sebagai immunomodulator.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Miliki Khasiat Immunomodulator, Produk Bejo Jahe Merah Siap Uji Klinis Covid-19
Bejo Jahe Merah
Bejo Jahe Merah 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Bintang Toedjoe pemilik produk Bejo Jahe Merah dan Bejo Susu Jahe Merah bersiap melakukan tahap uji klinis terhadap khasiat tanaman herbal jahe merah sebagai immunomodulator Covid-19.

Peneliti Kimia LIPI Abdi Wira Septama mengatakan, jahe merah yang bernama latin Zingiber officinale var. rubrum terbukti menjadi tanaman obat dari bahan alam yang berpotensi sebagai immunomodulator.

Abdi mengatakan, LIPI, Bintang Toedjoe, Ikatan Dokter Paru Indonesia, akan berkolaborasi dalam pengujian klinis jahe merah.

Hal itu diungkap oleh Abdi dalam webinar 'Hoax atau Fakta Uji Klinis Jahe Merah sebagai Immunomodulator Covid-19', Senin (31/8/2020).

Baca: 3 Manfaat Jahe Merah untuk Redakan Gangguan Lambung

"Tumbuhan tradisional yang turun temurun digunakan seperti kunyit, sambiloto, jahe merah, kencur dan lainnya mampu secara signifikan dapat mengatur aktivitas sel imun yang akan menghancurkan penyebab infeksi," kata Abdi.

Baca: Kemenristek Lakukan Uji Klinis Terhadap Jahe Merah, Jambu Biji, dan Pil Kina Untuk Atasi Covid-19

Di kesempatan yang sama Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan dan Kosmetik BPOM, Mayagustina Andarini berharap, uji klinis produk Bejo mendapat hasil yang menjanjikan.

Meski sampai saat ini belum ada satupun obat yang dapat menyembuhkan virus corona, tanaman tradisional sebagai alternatif yang mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

"Uji klinis untuk pasien covid herbal digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh, jadi tubuh siap dengan tentara-tentara menanggulangi infeksi. Bukan mengesampingkan obat konvensional, obat konvensional tetap digunakan untuk pasien dengan fase yang berat dan pasien ringan dan sedang bisa meningkatkan daya tahan tubuh," kata Mayagustina.

Sementara, Presiden Direktor PT. Bintang Toedjoe Simon Jonathan mengatakan, sebagai perusahaan farmasi yang menghasilkan produk obat-obatan dan jamu yang banyak memanfaatkan tanaman herbal, Bintang Toedjoe dapat turut serta meningkatkan kesehatan dan daya tahan tubuh di masa pandemi ini.

"Harapan kami hasil uji klinis ini dapat terlaksana dan hasilnya dapat menyehatkan dan meningkatkan daya tahan tubuh setelah melalui protokol kesehatan dengan standar dan protokol world class," harap Simon.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas