Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Orang Kesepian Rentan Alami 6 Masalah Kesehatan Ini

Beberapa penelitian membuktikan bahwa ada kaitan kuat antara kesepian dengan sejumlah masalah kesehatan.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Willem Jonata
zoom-in Orang Kesepian Rentan Alami 6 Masalah Kesehatan Ini
Shutterstock
Ilustrasi. 

TRIBUNNEWS.COM - Kesepian tidak melulu terjadi karena sendrian. Banyak orang tetap merasa kesepian meskipun berada di antara banyak orang.

Kesepian merupakan sebuah emosi yang kompleks ketika merasa tidak diperhatikan, tidak berharga, merasa tidak terhubung dengan orang lain, sendirian, bahkan perasaan tidak dicintai.

Kondisi ini dapat diartikan sebagai perasaan terpisah dari orang lain atau keadaan pikiran sendirian. Kesepian memang merupakan hal yang normal.

Baca: Peneliti Buktikan Kopi Mampu Turunkan Tingkat Depresi dan Risiko Bunuh Diri Sampai 50%

Namun ketika ini dirasakan terus menerus dapat menjadi masalah mental yang kronis.

Apalagi selama enam bulan terakhir, kita merasakan pembatasan sosial akibat Covid-19 yang tidak jarang membuat orang merasa tidak terhubung dengan orang lain dan sendirian.

Ya, saat pembatasan sosial atau social distancing, kita makin membatasi gerak sosial sehingga jarang bertemu dengan teman, kawan, bahkan kerabat.

Dalam hal ini, sangat mungkin banyak orang menjadi merasa kesepian. Kabar buruknya, jika kondisi ini terus berlarut-larut dalam menjadi kronis.

Rekomendasi Untuk Anda

Tak hanya buruk bagi kesehatan mental, kesepian kronis juga bisa mempengaruhi kesehatan fisik.

Beberapa penelitian membuktikan bahwa ada kaitan kuat antara kesepian dengan sejumlah masalah kesehatan seperti obesitas, penyakit kardiovaskular, tekanan darah tinggi, penyakit kronis, diabetes, dan depresi.

Baca: Relaksasi Bisa Meredam Stres, Bagaimana Melakukannya?

Lebih lanjut, berikut beberapa masalah kesehatan yang mungkin terjadi akibat kesepian.

1. Depresi

ilustrasi depresi
ilustrasi depresi (spectator.co.uk)

Meskipun kesepian berbeda dengan depresi, kesepian dikaitkan dengan gejala depresi.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Social Psychiatry and Psychiatry Epidemiology tahun 2016 menemukan bahwa orang kesepian lebih sering mengalami depresi.

Melansir dari Live Strong, penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Lancet pada Januari 2020 juga menemukan hubungan antara kesepian, keterputusan sosial, dan depersi.

Para peneliti menemukan bahwa keterputusan sosial adalah faktor risiko unik untuk kesepian, yang memprediksi gejala depresi yang lebih tinggi pada individu.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas