Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Jika Sudah Divaksin, Apakah Masih Berpotensi Menularkan Virus Corona? Ini Pendapat Ahli

Saat ini vaksin covid-19 sudahada, apakah kita masih bisa menularkan Covid-19 usai mendapat vaksin?

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jika Sudah Divaksin, Apakah Masih Berpotensi Menularkan Virus Corona? Ini Pendapat Ahli
Freepik
ilustrasi vaksin 

TRIBUNNEWS,COM - Warga Indonesia patut sedikit bernapas lega, karena vaksin Sinovac sudah sampai di negara kita.

Total ada 1,2 juta vaksin Sinovac turun ke Bandara Soekarno-Hatta.

Dan untuk yang lainnya, vaksin Covid-19 yang kita minta dari berbagai negara akan dikirim secara bertahap.

Sasaran utama vaksin Sinovac gelombang pertama ini adalah tenaga kesehatan dan pegawai pelayan publik yang berhubungan dengan banyak orang.

Baca juga: Vaksin Covid-19 Tiba, Jangan Lengah Selalu Jaga Protokol Kesehatan, Tetap Disiplin 3M

Baca juga: Wiku: Protokol Kesehatan dan Vaksin Saling Melengkapi, Paduan Pas untuk Akhiri Covid-19

Vaksin ini sebenarnya sudah siap disuntikkan, tapi masih menunggu izin BPOM dan kulaifikasi halal dari MUI.

1,2 juta vaksin ini sudah ditakar, jadi siap digunakan kapan saja.

Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Senin (7/12/2020). Vaksin asal Cina tersebut tiba di Indonesia melalui terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12/2020) malam. TRIBUNNEWS/BIRO PERS/MUCHLIS Jr
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Kantor Pusat Bio Farma, Bandung, Senin (7/12/2020). Vaksin asal Cina tersebut tiba di Indonesia melalui terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12/2020) malam. TRIBUNNEWS/BIRO PERS/MUCHLIS Jr (TRIBUN/BIRO PERS/MUCHLIS Jr)

Targetnya, sebelum akhir tahun ini pemerintah siap mengedarkan vaksin pada tenaga kesehatan dan pegawai pelayan publik.

Rekomendasi Untuk Anda

Pertanyaannya saat ini adalah, apakah kita masih bisa menularkan Covid-19 usai mendapat vaksin?

Dilansir dari Men's Health, CEO Pfizer, Albert Bourla masih belum bisa memberikan jawaban pastinya, karena vaksin ini belum edar secara serentak.

Bukan cuma CEO Pfizer, CEO Moderna juga masih belum bisa yakin akan hal tersebut.

"Saya pikir ini adalah sesuatu yang perlu diperiksa. Kami tidak yakin tentang itu sekarang," kata Bourla.

Semua ini masih abu-abu. Direktur Pusat Ilmu Kesehatan dan Perilaku Baru Universitas Bryant, Kirsten Hokeness, Ph.D juga mengatakan hal yang sama.

Baca juga: Legislator PPP Minta Pemerintah Pertimbangkan Aspek Keamanan Vaksin Covid-19

Baca juga: Tantri Kotak Bicara Vaksin Covid-19, Gak Sabar Lalu Bingung, Kapan Bisa Divaksin?

Ada risiko teoretis bahwa Anda dapat menularkan virus kepada orang lain meskipun telah divaksinasi,” kata Kirsten Hokeness, Ph.D.

Tapi dari semua ini, semua peneliti akan mengusahakan setelah semua mendapatkan vaksin, orang-orang ini akan segera melepas maskernya.

"Tujuan dari vaksin ini adalah untuk menciptakan memori imunologi dalam tubuh sehingga ketika Anda menghadapi virus di masa depan, sistem kekebalan Anda dengan cepat meningkat dan menyerang virus dengan sangat cepat sebelum Anda sakit," ucap Dr. Hokeness.

Sumber: Nakita
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas