Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Tanda-tanda Migrain akibat Stres dan Cara Mengatasinya

Inilah yang perlu Anda ketahui tentang migrain akibat stres serta cara menangani dan mencegahnya,

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Gigih
zoom-in Tanda-tanda Migrain akibat Stres dan Cara Mengatasinya
Freepik
Ilustrasi migrain. Tanda-tanda Migrain akibat Stres dan Cara Mengatasinya 

Kortisol adalah hormon lain yang berhubungan dengan stres.

Stres yang tinggi menyebabkan peningkatan kadar kortisol.

Terdapat hubungan terbalik antara serotonin dan kortisol, artinya kortisol dapat menurunkan produksi serotonin.

Kadar serotonin yang rendah dikaitkan dengan migrain - jadi masuk akal jika peningkatan produksi kortisol karena stres dan penurunan kadar serotonin akan menyebabkan migrain.

Selain stres itu sendiri, relaksasi setelah periode stres tinggi juga bisa menjadi pemicu migrain.

Bilchik mengatakan kondisi itu dikenal sebagai efek "mengecewakan".

Temuan dalam studi kecil tahun 2014 menunjukkan bahwa efek relaksasi setelah stres sebenarnya lebih mungkin memicu migrain daripada stres akut itu sendiri.

Rekomendasi Untuk Anda

Gejala migrain stres

Gejala migrain stres sama dengan migrain lainnya, namun Anda mungkin perlu memperhatikan beberapa gejala fisik stres lainnya terlebih dahulu, seperti sakit perut, ketegangan otot, dan kelelahan.
Anda mungkin juga merasa stres secara mental, gelisah, atau cemas.

Selain itu, ada beberapa tahap migrain.

Tahap pertama adalah prodrome, yang menurut Bilchik dapat dimulai beberapa hari hingga beberapa jam sebelum migrain.

Gejala Prodrome meliputi:

- Mudah marah

- Kelelahan

- Otot kaku

Halaman 2/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas