Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Tak Semua Kejang Merupakan Gejala Epilepsi

Jika terjadi kejang berulang lebih dari dua kali dalam 24 jam maka dapat diindikasikan sebagai epilepsi

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Eko Sutriyanto

Saat kambuh, anak-anak yang tadinya beraktifitas seperti biasa tiba-tiba terdiam dan pandangan mereka kosong.

Jika tidak ditangani segera penderita epilepsi ini akan mengalami kerusakan sel-sel pada otak.

Dalam kasus paling parah menurut dr Yuyun bisa menyebabkan kematian secara mendadak.

Beberapa orang yang melihat terkadang menyangka jika kematian dadakan itu disebabkan oleh serangan jantung.

Oleh karena segera lakukan pemeriksaan ke rumah sakit jika sudah menunjukkan gejala seperti di atas.

Setelah itu, akan ada pemeriksaan darah dan scaning. 

Sembari rawat jalan, akan ada pemeriksaan gelombang otak menggunakan alat yang dipasangkan pada kepala. Jika ada indikasi epilepsi, maka akan tindakan yang dilakukan. 

Rekomendasi Untuk Anda

Menurut dr Yuyun, setelah didiagnosis mengalami epilepsi, pasien akan diberi obat dengan dosis beragam.

Tentunya disesuaikan dengan situasi yang dialami oleh pasien saat itu. 

"Kemudian perlu diingat jika pengobatan epilepsi butuh jangka panjang.

Pasien akan minum obat minimal sekitar 2-5 tahun.

Dan dipastikan selama jalannya obat, pasien tidak mengalami serangan kejang," katanya lagi.

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas