Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hindari Kerusakan Kulit, Gunakan Antiseptik Sanitizer Bebas Alkohol

Di tengah Pandemi Covid-19, sudahkah kita memilih produk kesehatan yang aman dan menggunakannya sesuai anjuran?

Hindari Kerusakan Kulit, Gunakan Antiseptik Sanitizer Bebas Alkohol
Ist
Di tengah Pandemi Covid-19, sudahkah kita memilih produk kesehatan yang aman dan menggunakannya sesuai anjuran? 

TRIBUNNEWS.COM - Di tengah Pandemi Covid-19, begitu banyak produk antiseptik sanitizer yang beredar di pasaran. Memang sangat penting di situasi seperti ini kita memiliki berbagai amunisi untuk membentengi diri dari serangan virus, kuman dan bakteri. Sudahkah kita memilih produk kesehatan yang aman dan menggunakannya sesuai anjuran?

Sudah menjadi informasi umum, bahwa hand sanitizer merupakan cairan pembersih tangan yang komposisinya berbahan alkohol. Hand sanitizer yang banyak beredar di pasaran dibuat 60 – 85 persen alkohol karena aktifitas antimikrobanya yang kuat.

Meski perannya untuk mengurangi penyebaran kuman pada kulit begitu berkontribusi, penggunaan terlalu sering hand sanitizer justru bisa menjadi petaka untuk kulit. 

Bahaya Penggunaan Alkohol pada Hand Sanitizer

Berbahan senyawa kimia berupa alkohol, cairan pembersih tangan atau hand sanitizer bisa menyebabkan kulit menjadi kering dan berkurang kelembabannya. Bahkan menurut Food and Drug Administration (FDA), bahan kimia atau antimikroba pada hand sanitizer dapat memberikan sensasi terbakar sehingga menyebabkan gatal pada kulit.

Jika kulit terasa gatal, kebiasaan menggaruk terus menerus menjadi cikal bakal kulit menjadi luka lalu mengalami infeksi. Kondisi tersebut, membuat kuman menjadi lebih gampang menyerang tubuh melalui lapisan kulit yang mengalami peradangan.

Bayangkan jika telapak tangan kita mengalami kondisi demikian, sedangkan telapak tangan berkordinasi dengan semua anggota tubuh kita, mulai dari kepala hingga telapak kaki. Belum lagi efek samping dari penggunaan bahan kimia yang terlalu sering pada tubuh, yang berdampak pada imunitas tubuh.

Jika digunakan terus menerus secara berlebihan, alkohol dan triclosan yang terkandung pada produk hand sanitizer selain membunuh kuman juga dapat membuat bakteri baik ikut berkurang. Jika Bakteri baik pada tubuh kita berkurang, maka tubuh mudah terserang penyakit karena imun yang melemah. Sedangkan kita berupaya untuk terus menjaga imunitas tubuh agar terhindar dari virus-virus yang membahayakan termasuk Virus Covid-19.

Menggunakan Antiseptik Sanitizer yang Aman untuk Kulit

Beberapa pakar kesehatan menyarankan penggunaan lotion untuk mengatasi masalah kulit yang kering karena hand sanitizer. Memang masalah kulit kering hingga iritasi tidak hanya disebabkan karena produk-produk antiseptik seperti sabun, deterjen, dan hand sanitizier. Kulit kering bisa disebabkan juga karena terlalu sering mencuci tangan, berada dalam ruangan ber-AC, paparan sinar matahari dan kurang minum air putih.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas