Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gejala yang Dialami Ibu Ketika Hamil Kembar Siam

Kembar Siam merupakan sebuah kelainan, di mana tubuh bayi yang kembar saling menempel.

Gejala yang Dialami Ibu Ketika Hamil Kembar Siam
Timesofisrael
Dua orang Ibu Melahirkan Dalam Perjalanan ke Rumah Sakit di NTT, Sang Bidan Sampai Harus Pasang Infus di Kayu 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kembar Siam merupakan sebuah kelainan, di mana tubuh bayi yang kembar saling menempel.

Keduanya terhubung satu sama lain dengan organ tubuh yang menempel. 

Bisa saja yang menempel bagian atas seperti kepala, hingga bagian bawah seperti tulang punggung.

Tidak hanya bagian luar saja yang menempel. Namun organ pada dalam tubuh sering pula saling menempel. 

Menurut Dr dr Johanes Edy Siswanto, Sp. A (K), ada beberapa hal yang menyebabkan terjadinya kembar Siam.

Baca juga: Ibu Menyusui Boleh Puasa, Jika Bayinya Telah Berusia Lebih dari 6 Bulan

Di antaranya yaitu terjadinya keterlambatan atau pemberhentian monozigot atau sel telur. 

Untuk gejala, dr Johanes tidak dapat menyebutkan secara spesifik.

Hanya, ketika ibu sedang mengandung bayi kembar, ada beberapa tanda fisik yang bisa dilihat.

Seperti kenaikan berat badan dan rasa mual yang hebat. Namun untuk pastinya, bisa dilakukan pengecekan lewat USG.

"Bisanya sudah menjadi protokol Kementerian Kesehatan untuk melakukan USG pada 10-12 minggu pertama. Di situ lihat apa saja kondisi dan kelainan pada bayi," katanya pada siaran Radio Kesehatan, Jumat (16/4/2021).

Tidak hanya itu, seiring perkembangan teknologi, bahkan USG dapat menunjukkan deteksi organ bagian dalam pada bayi. Seperti otak, tulang, hingga jantung dan paru.

"Seperti tulang, jantung dan paru. Itu bisa lakukan pemeriksaan di minggu awal. Dan, orang yang mengandung bayi kembar biasanya berat badan memang luar biasa meningkat. Dua ini yang menjadi patokan utama," katanya lagi. 

Ikuti kami di
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas