Tribun Kesehatan
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Ingin Imunisasi Anak, Tapi Masih Pandemi Covid-19? Ingat Manfaatnya, Ikuti Saran Dokter Agar Aman

Selama pandemi awal, masyarakat takut pergi ke fasilitas kesehatan untuk menerima imunisasi. Jangan takut, ingat manfaatnya. Ini saran dokter.

Ingin Imunisasi Anak, Tapi Masih Pandemi Covid-19? Ingat Manfaatnya, Ikuti Saran Dokter Agar Aman
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
IMUNISASI ANAK SEKOLAH - Sebanyak 243 orang siswa SD Negeri 1, Kota Tangerang, disuntik imunisasi vaksin difteri dan tetanus yang digelar Puskesmas Sukasari dalam rangka program bulan imunisasi anak sekolah (BIAS), Kamis (19/11/2020). Kegiatan BIAS ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan dan meningkatkan kekebalan tubuh anak-anak dari penyakit di tengah masa pandemi. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- masyarakat Indonesia jangan sampai melupakan pentingnya imunisasi pada anak, Meskipun di tengah masa pandemi Covid-19.

Pada minggu keempat di bulan April, telah ditetapkan sebagai hari Imunisasi Sedunia.

Pekan imunisasi tujuannya mengingatkan kita kembali walau di tengah pandemi, tidak boleh mengenyampingkan pentingnya imunisasi.

Baca juga: Berusahalah Tenang, Jangan Cemas Saat Divaksin, Dapat Sebabkan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi

Baca juga: Jaga Daya Tahan Tubuh Selama Puasa ditengah pandemi, Pilih 3 Asupan Alami Ini!

Selama pandemi awal, masyarakat takut pergi ke fasilitas kesehatan untuk menerima imunisasi

Padahal imunisasi bermanfaat untuk semua masyarakat terlebih pada kesehatan anak anak.

dr Reisa
dr Reisa (capture zoom meeting)

Hal ini diungkapkan oleh juru bicara Pemerintah untuk Covid-19, dr. Reisa Broto Asmoro.

Menurutnya, imunisasi telah terbukti menurunkan penyakit yang bersifat kronis dan dapat menyebabkan kematian.

"Tahun ini ayo semangat imunisasi bersatu sehakan negeri. Imunisasi sangat bermamfaat untuk kesehatan negeri," katanya dalam live streaming Radio Kesehatan, Senin (26/4/2021).

Selain itu dr Reisa juga mengungkapkan jika kini pandemi telah setahun berada di dalam negeri. Kini lembaga penyedia layanan kesehatan sudah menjalankan protokol kesehatan yang baik.

Seorang siswa diukur tinggi badannya oleh petugas kesehatan sebelum imunisasi di balai warga Pademangan Timur, Jakarta Utara, Jumat (23/10/2020). Kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) berlangsung pada 21 Oktober hingga 9 November mendatang dengan target 1.720 siswa sekolah dasar. Dengan imunisasi ini diharapkan dapat memberikan perlindungan kesehatan jangka panjang bagi anak-anak di wilayah Pademangan. Tribunnews/Jeprima
Seorang siswa diukur tinggi badannya oleh petugas kesehatan sebelum imunisasi di balai warga Pademangan Timur, Jakarta Utara, Jumat (23/10/2020). Kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) berlangsung pada 21 Oktober hingga 9 November mendatang dengan target 1.720 siswa sekolah dasar. Dengan imunisasi ini diharapkan dapat memberikan perlindungan kesehatan jangka panjang bagi anak-anak di wilayah Pademangan. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)

Sebagian besar lokasi penyakit infeksi dengan pengecekan reguler tumbuh kembang dan imunisasi sudah terpisah.

Jadi tidak perlu takut membawa anak ke puskesmas atau rumah sakit untuk imunisasi.

Ia pun memberikan tips kepada orangtua saat akan membawa anak untuk melakukan imunisasi.

Di antaranya seperti jangan terlalu banyak yang mengantar anak saat imunisasi. Cukup orangtua dari anak saja, atau pengasuhnya.

"Saran saya daftar secara online kalau masih takut jadi tidak antri. Datang pada jam yang disarankan oleh dokter. Kalau bawa bayi atau balita tetap ingat protokol kesehatan," katanya lagi.

Ikuti kami di
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas