Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Mitos Medis soal Alergi, dari Terjadi pada Anak hingga Tidak Bisa Disembuhkan

Penjelasan tentang alergi dan mitos-mitos yang sering salah dipahami oleh banyak orang.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Triyo Handoko
Editor: Daryono
zoom-in Mitos Medis soal Alergi, dari Terjadi pada Anak hingga Tidak Bisa Disembuhkan
Shutterstock
Simak penjelasan tentang alergi dan mitos-mitos yang sering salah dipahami. 

Perlu diketahui anafilaksis adalah reaksi alergi yang parah dan dalam beberapa kasus mengancam keselamatan hidup.

Pasalnya selama anafilaksis sejumlah histamin dilepaskan ke dalam tubuh, sehingga menyebabkan respons inflamasi.

Gejalanya bisa termasuk kesulitan bernapas, sakit kepala, sakit perut, kram, diare, kecemasan, pembengkakan kaki, tangan, bibir, mata, dan kadang-kadang alat kelamin.

Bahkan anafilaksis bisa menyebabkan kehilangan kesadaran.

6. Paparan terus menerus terhadap hewan mengurangi alergi

Anjing jenis Samoyed
Anjing jenis Samoyed (Gambar oleh Nana-ne dari Pixabay)

Ada kepercayaan umum bahwa jika seseorang dengan alergi kemudian menghabiskan waktu dengan hewan jenis tertentu maka alerginya perlahan akan membaik.

Sayangnya kepercayaan tersebut hanyalah mitos belaka.

Rekomendasi Untuk Anda

Faktanya, beberapa pemilik hewan peliharaan secara bertahap dapat menjadi alergi terhadap hewan peliharaan mereka seiring waktu.

Penelitian Dr. Mehdizadeh menjelaskan bahwa sistem kekebalan tubuh prima terhadap alergen akan menurun jika terus menerus bersama dengan hewan peliharaan.

Artikel Tips Kesehatan lainnya di sini

(Tribunnews/Triyo)

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas