Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Mengenal Penyakit Epilepsi, Mulai dari Pengertian, Gejala, Penyebab hingga Langkah Pengobatan

Mengenal apa itu penyakit epilepsi, dari pengertian, gejala, penyebab, serta langkah pengobatan yang bisa dilakukan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Faishal Arkan
Editor: Daryono
zoom-in Mengenal Penyakit Epilepsi, Mulai dari Pengertian, Gejala, Penyebab hingga Langkah Pengobatan
The Healthy
Mengenal Penyakit Epilepsi: Ini Pengertian, Gejala, Penyebab, hingga Langkah Pengobatan 

Beberapa pemicu epilepsi paling banyak secara umum, yakni:

- Kurang tidur

- Sakit atau demam

- Merasa stres

- Kafein, alkohol, atau obat-obatan

- Makan terlalu sedikit atau makan berlebihan

3. Apa yang menyebabkan epilepsi?

Rekomendasi Untuk Anda

Penyebab epilepsi belum dapat ditentukan secara pasti.

Hal tersebut dikarenakan, berbagai hal kemungkinan dapat menyebabkan kejang.

Akan tetapi, dapat diidentifikasi gejala epilepsi secara umum.

Beberapa penyebab epilepsi secara umum, di antaranya:

- Cedera otak traumatis

- Jaringan pada di otak setelah cedera otak (epilepsi pasca-trauma)

- Demam yang sangat tinggi

- Stroke, yang merupakan penyebab utama epilepsi pada orang di atas usia 35 tahun

- Beberapa penyakit pada pembuluh darah

- Kekurangan oksigen pada otak

4. Bagaimana epilepsi dapat diobati?

Dalam pengobatan atau perawatan untuk menyembuhkan epilepsi akan didasarkan pada tingkat keparahan gejala, kesehatan, dan bagaimana tubuh merespon pengobatan yang dilakukan.

Beberapa pilihan pengobatan yang bisa dilakukan, di antaranya:

- Obat anti-epilepsi (anti konvulsan, anti kejang)

Obat-obatan tersebut dapat mengurangi jumlah kejang yang sedang dialami.

- Diet ketogenik

Diet ketogenik merupakan metode diet tinggi kuantitas lemak sehat, tinggi kualitas tetapi rendah kuantitas protein, bebas karbohidrat kecuali karbohidrat dari sayuran.

Hal tersebut dikarenakan terdapat beberapa makanan yang tidak boleh dikonsumsi oleh penderita epilepsi.

- Operasi otak

Area otak yang menyebabkan aktivitas kejang dapat dihilangkan atau diubah.

Baca juga: Kanker Payudara Jadi Penyakit Paling Banyak Dialami Perempuan Indonesia

(Tribunnews.com/Arkan)

Berita lainnya seputar penyakit epilepsi

Halaman 4/4
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas