Tribun Kesehatan

Pentingnya Orangtua untuk Sadar akan Status Pertumbuhan dan Nutrisi Anak Mereka

Intervensi sejak dini mencegah pertumbuhan yang terhambat, daya tahan tubuh yang rendah, dan perkembangan kognitif yang tidak optimal di masa depan

Editor: Eko Sutriyanto
Pentingnya Orangtua untuk Sadar akan Status Pertumbuhan dan Nutrisi Anak Mereka
SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
PENCEGAHAN STUNTING - Kader Posyandu mengukur tinggi badan balita dalam pemeriksaan rutin satu bulan sekali di Taman Posyandu Delima, RW 03 Kelurahan Madyopuro, Kota Malang, Kamis (19/12/2019) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Undernutrition atau kekurangan nutrisi adalah masalah umum secara global yang dapat memberi dampak kesehatan baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

Di Indonesia di mana lebih dari 1 dari setiap 4 anak mengalami stunting akibat kekurangan nutrisi.

"Kekurangan nutrisi meliputi berbagai permasalahan dalam pertumbuhan anak seperti berat badan kurang atau underweight; tengkes atau stunting; wasting atau berat badan rendah jika dibandingkan dengan tinggi badan; serta defisiensi mikronutrisi," kata Dokter Anak Divisi Nutrisi dan Penyakit Metabolis RSUP Fatmawati, Lanny C Gultom saat media edukasi yang digelar oleh Abbot secara virtual, Kamis  (14/10/2021).

Jika tidak segera ditangani pada usia dini, kondisi ini dapat membawa konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki.

"Oleh sebab itu, intervensi pada rentang usia dini harus segera dilakukan untuk mencegah pertumbuhan yang terhambat, daya tahan tubuh yang rendah, dan perkembangan kognitif yang tidak optimal di masa depan," katannya.

Lanny C Gultom mengatakan, kekurangan nutrisi dapat terjadi di semua anak, bagaimanapun kondisi sosial ekonomi dan geografi mereka sehingga penting bagi orangtua untuk sadar akan status pertumbuhan dan nutrisi anak mereka.

Baca juga: Dokter Spesialis Ungkap Penyebab Malnutrisi pada Anak dengan Penyakit Jantung Bawaan

Situasi pandemi saat ini juga telah membuat pemenuhan kebutuhan nutrisi dan pengukuran tinggi dan berat badan secara berkala di fasilitas kesehatan lebih terbatas bagi para orang tua.

"Butuh dukungan secara konsisten dalam hal pemenuhan nutrisi anak.

Tidak seperti anggapan pada umumnya, pengaruh genetika terhadap tinggi badan mulai dari bayi hingga usia balita sangat kecil. Nutrisi dan faktor lingkungan seperti kebersihan dan olahraga berperan jauh lebih besar,” kata Lanny.

Untuk membantu mengatasi berbagai masalah pertumbuhan di Indonesia, Abbott berusaha menyediakan berbagai sumber informasi dan penunjang bagi para orang tua, guru, dan penyedia jasa kesehatan, di antaranya GrowthPedia yakni alat pengukur tinggi badan dengan saran nutrisi online yang bertujuan untuk membantu orang tua dalam mengidentifikasi resiko masalah pertumbuhan pada anak dan mendorong intervensi nutrisi sejak dini.

Baca juga: Selain Jangan Terlalu Matang, Ini Tips Memasak Telur agar Nutrisinya Tak Hilang

Presiden Direktur PT Abbott Products Indonesia, Angelico Escobar mengatakan, nutrisi adalah pondasi penting bagi kualitas hidup yang baik di masa depan sehingga pihaknya berkomitmen untuk senantiasa berusaha mengoptimalkan pertumbuhan anak dengan menyediakan nutrisi yang berbasis ilmiah.

"Abbott  meluncurkan formula baru untuk mengimbangi perubahan kebutuhan nutrisi anak-anak Indonesia yang didukung oleh basis ilmiah yang kuat dari 20 studi klinis.

Formula yang dirancang secara ilmiah dengan nutrisi lengkap dan seimbang yang telah terbukti klinis untuk meningkatkan pertumbuhan tinggi badan, berat badan, dan meningkatkan daya tahan tubuh anak-anak," katanya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas