Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Ketua Komnas KIPI Bantah Jika Virus Dapat Mengubah DNA Manusia

Ketua Kommas KIPI menyebutkan vaksin tidak dapat mengubah atau berinteraksi dengan DNA manusia. 

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Erik S
zoom-in Ketua Komnas KIPI Bantah Jika Virus Dapat Mengubah DNA Manusia
Shutterstock
Ilustrasi vaksinasi. Vaksin tidak dapat mengubah atau berinteraksi dengan DNA manusia.  

Laporan Wartawan Tribunnews.com- Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Beberapa waktu yang lalu, beredar unggahan di media sosial terkait klaim yang menyebutkan penggunaan vaksin Covid-19 ke dalam tubuh dapat mengubah DNA manusia. 

Selain itu disebutkan pula bahwa vaksin ini sangat berbahaya untuk tubuh manusia. Ketua Komisi Nasional Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (Komnas KIPI) Prof Hindra Irawan Satari pun menanggapi hal tersebut. 

Menurutnya apa yang diinformasikan di media sosial tidaklah benar. Vaksin tidak dapat mengubah atau berinteraksi dengan DNA manusia. 

"Vaksin covid-19 tidak dapat mengubah atau berinteraksi dengan DNA seseorang dalam cara apa pun. Tidak ke inti sel isi mRNA nya, cuma dimasukkan ke kulit," ungkapnya pada kanal YouTube IDAI dikutip Tribunnews, Rabu (26/1/2022). 

Baca juga: Cara Cek Tiket serta Jadwal Vaksin Booster di Aplikasi PeduliLindungi dan Laman pedulilindungi.id

Hal ini berlaku pada jenis atau merek vaksin Covid-19 apa pun. Baik vaksin jenis platform mRNA, inactivated vaccines dan viral vector. 

Hindra pun menyampaikan bagaimana vaksin Covid-19 saat masuk ke dalam tubuh. Vaksin Covid-19 memberikan instruksi dalam bentuk material genetik. 

Rekomendasi Untuk Anda

Instruksi tersebut diberikan kepada tubuh kita untuk mulai membuat kekebalan tubuh. Tujuannya untuk melawan virus yang menyebabkan Covid-19. 

Baca juga: Pfizer Mulai Uji Klinis Vaksin untuk Omicron, Targetkan Siap pada Maret 2022

Walau pun begitu kata Hindra, materi genetik tersebut tidak akan pernah masuk ke dalam inti sel, tempat DNA berada. 

"Jadi yang si mRNA disuntikkan hancur karena rapuh. Tidak masuk ke ini sel, memengaruhi DNA atau mengubah DNA tersebut. Jadi video di youtube tidak tepat," pungkasnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas