Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

7 Cara Mencegah Hepatitis B, Lakukan Vaksin hingga Pertimbangkan Risiko Tato

Simak cara mencegah penyakit hepatitis B yang disebabkan oleh virus hepatitis B (HBV).

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Katarina Retri Yudita
Editor: Sri Juliati
zoom-in 7 Cara Mencegah Hepatitis B, Lakukan Vaksin hingga Pertimbangkan Risiko Tato
tribun.travel.com
Ilustrasi vaksin hepatitis - Cara mencegah penyakit hepatitis B, salah satunya dapat dengan melakukan vaksin. 

Jangan memakai barang yang dimiliki pribadi bersama dengan orang lain.

Hal ini terlebih bagi barang yang mungkin terkena darah, seperti pisau cukur atau sikat gigi.

Hepatitis B merupakan penyakit hati menular yang disebabkan oleh virus hepatitis (HBV)
Hepatitis B merupakan penyakit hati menular yang disebabkan oleh virus hepatitis (HBV) (hallodoc)

4. Ikuti tindakan pencegahan universal dengan aman

Hal ini perlu diperhatikan oleh masyarakat yang bekerja di bidang perawatan kesehatan atau keselamatan publik.

Masyarakat harus mengikuti tindakan pencegahan universal terhadap darah atau cairan tubuh.

Pegang jarum dan benda tajam lainnya dengan aman.

5. Pertimbangkan risiko tato, tindik, atau akupuntur

Rekomendasi Untuk Anda

Bagi masyarakat yang ingin melakukan tato, tindik di bagian badan, hingga akupuntur, harus mempertimbangkan risikonya.

Hal ini terkait dengan kesterilan barang yang digunakan.

6. Gunakan alat pengaman saat berhubungan badan

Pengaman seperti kondom lateks disarankan untuk masyarakat saat berhubungan badan.

Gunakan kondom lateks dengan benar guna mencegah penyakit hepatitis dan penyakit menular seks lainnya.

7. Lakukan tes darah

Tes darah harus dilakukan jika masyarakat memiliki satu atau lebih faktor risiko infeksi hepatitis B.

Tes ini akan menentukan beberapa hal berikut:

- Kebal terhadap hepatitis B, atau

- rentan terhadap hepatitis B dan membutuhkan vaksinasi, atau

- terinfeksi hepatitis B dan perlu evaluasi lebih lanjut oleh dokter.

(Tribunnews.com/Katarina Retri)

Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas