Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Kesehatan

Cara Cegah Penyakit Tidak Menular Jadi Pandemi, Dekatkan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat

Penyakit kronis tidak menular diantaranya adalah gagal jantung, hipertensi, ginjal kronis, sampai dengan diabetes.

Penulis: Anita K Wardhani
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Cara Cegah Penyakit Tidak Menular Jadi Pandemi, Dekatkan Layanan Kesehatan untuk Masyarakat
Tribun Medan
Ilustrasi hipertensi - Penyakit kronis tidak menular merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan di dunia. Penyakit kronis tidak menular diantaranya adalah gagal jantung, hipertensi, ginjal kronis, sampai dengan diabetes. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Anita K Wardhani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Penyakit kronis tidak menular merupakan penyebab kematian tertinggi di Indonesia dan di dunia.

Penyakit kronis tidak menular diantaranya adalah gagal jantung, hipertensi, ginjal kronis, sampai dengan diabetes.

Beberapa pakar menjelaskan bahwa penyakit kronis diprediksi jadi pandemi di masa akan datang.

Demi mencegah jadi pandemi adalah membuka wawasan masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan.

Bagaimana agar layanan kesehatan masyarakat bisa lebih dekat dengan masuarakat?

Platform medical health care KlikQu hadir memberikan terobosan baru dengan semangat mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca juga: PB IDI akan Skrining Penyakit Tidak Menular, Ditargetkan 115 Ribu Warga Jalani Deteksi Dini

Berita Rekomendasi

Hal ini sejalan dengan tema HKN 2022 yakni ‘Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku’.

Chief Executive Officer (CEO), Founder-KlikQu, Astry Tri Astuti menjelaskan, platform social economic sharing impact di bidang health care ini dibentuk untuk menjawab kebutuhan layanan kesehatan masyarakat akan penyakit kronis.

“Kami mendekatkan layanan kesehatan ini untuk dijangkau secara baik dan cepat untuk masyarakat. Tidak hanya akses saja tapi kami sadar bahwa informasi kesehatan ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat secara promotif dan preventif sehingga masyarakat memiliki kesadaran akan kesehatannya,” kata Astry di Jakarta, pekan lalu.

Menurut Astry, angka seseorang yang terkena penyakit kronis setiap tahunnya terus meningkat.

Oleh karenanya, KlikQu menawarkan sebuah platform one stop medical solution dimana di dalamnya, masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan kesehatan yang dikehendaki.

Mulai dari rumah sakit baik pemerintah maupun swasta terdekat dari lokasi, lab-lab kesehatan, produk kesehatan, dan portal edukasi.

Sebelumnya KlikQu merupakan transformasi dari platform kesehatan klikdialisis.com,  yang membantu menjembatani akses pelayanan kesehatan dan informasi penyakit ginjal kronis.

Dengan sistem reservasi daring, platfrom KlikQu memungkinkan para pasien untuk mendapatkan akses layanan kesehatan dimana saja dan kapan saja.

Hal ini menjadi jawaban bahwa pasien penyakit kronis sedianya membutuhkan pengecekan secara regular dan rutin.

"Dengan kemudahan ini maka harapan dan kualitas hidup yang lebih baik bisa tercapai," kata Astry.

Akses kesehatan yang didapatkan seperti reservasi daring dialisis untuk pasien ginjal kronis. Juga reservasi pemeriksaan lab bagi kesehatan jantung, hipertensi, hingga diabetes.

Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 12 November 2022, platform medical health care KlikQu hadir memberikan terobosan baru dengan semangat mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan tema HKN 2022 yakni ‘Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku’.
Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 12 November 2022, platform medical health care KlikQu hadir memberikan terobosan baru dengan semangat mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat. Hal ini sejalan dengan tema HKN 2022 yakni ‘Bangkit Indonesiaku, Sehat Negeriku’. (ist)

"Sementara jika akses kesehatan tidak tercover maka harga yang harus dibayarkan sesuai dengan tarif pelayanan rumah sakit," ujarnya.

Tidak hanya kemudahan dalam hal harga, KlikQu juga akan memangkas lebih dari 60 persen proses administrasi yang harus dilakukan oleh pasien jika datang langsung ke rumah sakit. Artinya, pasien tidak perlu lagi datang lebih dini untuk mengambil nomor antrean dan menunggunya di rumah sakit lagi.

“Berbicara soal platform kita berbicara soal ekosistem. Ini mengubah kebiasaan dan akhirnya masyarakat yang enggan memprioritaskan kesehatan karena mungkin dia harus pergi jauh membuang waktu menjadi sadar akan pentingnya kesehatan. Kita ciptakan platform kesehatan yang mengakomodir kesulitan ini,” kata Astry.

Dengan hadirnya KlikQu, pihaknya berharap tidak hanya para pasien yang terbantu tetapi—lebih dari itu masyarakat yang masih sehat juga dapat terbantu dan menciptakan ekosistem baru dimana kepedulian terhadap kesehatan diri adalah sebuah keharusan demi kualitas hidup yang maksimal.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas