Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Pasien Kanker Payudara Dinyatakan Sembuh Bisa Kambuh Lagi, Ketahui Fakto Penyebabnya

Menurut dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD, KHOM, kambuhnya kanker payudara bukan sesuatu yang jarang terjadi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Pasien Kanker Payudara Dinyatakan Sembuh Bisa Kambuh Lagi, Ketahui Fakto Penyebabnya
Tribun Bali
Ilustrasi kanker payudara 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hingga saat ini kanker payudara masih menjadi lima besar penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di Indonesia.

Ketika didiagnosis, berbagai pengobatan dilalui oleh pasien kanker payudara, sampai pada akhirnya dinyatakan telah sembuh. 

Namun pada beberapa kasus, ada pasien yang telah dinyatakan sembuh, namun bisa kambuh kembali. 

Terkait hal ini, Hematologist, Oncologist dari MRCCC Siloam Hospital, dr. Jeffry Beta Tenggara, Sp.PD, KHOM menjelaskan bahwa kejadian kambuhnya kanker payudara bukan sesuatu yang jarang terjadi.

"Memang bukan sesuatu yang jarang terjadi. Kenapa bisa kambuh? Sama seperti di awal. Kenapa muncul kanker, padahal di awal tidak ada kanker. Di belakang hari bisa muncul," ungkapnya saat ditemui Tribunnews di Jakarta, Rabu (8/2/2023). 

Karenanya, penyintas kanker payudara meski telah menyelesaikan pengobatan tetap melakukan pemantauan serial. 

Rekomendasi Untuk Anda

Pemantauan bisa melalui beberapa metode seperti CT Scan dan USG.

Baca juga: Nunung Srimulat Idap Kanker Payudara Stadium Satu, Dokter Sebut Peluang Sembuh 100 Persen

Pemeriksaan ini bisa dilakukan enam bulan dalam dua tahun pertama. Dan selanjutnya dilakukan setiap tahun.

"Alat-alat tergantung dari fasilitas rumah sakit. Wajib ada monitoring setelah pengobatan. Risiko (kambuh) selalu ada. Tapi apakah pasti kambuh, tidak," tegasnya. 

Lebih lanjut dr Jeffry menyebutkan jika ada tiga faktor terjadinya kanker. 

Pertama karena adanya faktor genetik, seperti faktor keturunan.

Faktor kedua adalah lifestyle. Orang yang cenderung gemuk atau alami berat badan naik risiko kanker payudaranya lebih tinggi.

Tentunya faktor ini bisa dicegah dengan menjaga berat badan agar tidak berlebihan atau cenderung naik. 

Kemudian hindari konsumsi makanan yang memiliki pengawet atau kadar lemak tinggi. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas