Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Apa Itu Stunting? Berikut Penyebab dan Dampaknya

Pertumbuhan yang terhambat kerap dikaitkan dengan istilah "stunting". Simak pengertian stunting, beserta penyebab dan dampak bagi kehidupan.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Apa Itu Stunting? Berikut Penyebab dan Dampaknya
fanssea.searca.org
ILUSTRASI stunting - Inilah pengertian stunting beserta penyebab dan dampaknya. 

Hanya sedikit orang di Indonesia yang kekurangan kalori, tetapi rendahnya kesadaran akan gizi seimbang membuat makanan sering kali banyak nasi, dengan sedikit protein atau sayuran.

Banyak orang tua juga yang tidak memahami pentingnya ASI , malah mengandalkan susu formula yang tidak begitu bergizi bagi bayi.

TRIBUNNEWS.COM, PAPUA - Upaya pencegahan Stunting terus dilakukan Satgas Yonif Raider 142/KJ melalui Pos Karubaga dengan melakukan pemeriksaan kesehatan, gizi dan tumbuh kembang anak, bertempat di Jalan Kogome, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (18/01/2023). //PUSPEN TNI
TRIBUNNEWS.COM, PAPUA - Upaya pencegahan Stunting terus dilakukan Satgas Yonif Raider 142/KJ melalui Pos Karubaga dengan melakukan pemeriksaan kesehatan, gizi dan tumbuh kembang anak, bertempat di Jalan Kogome, Distrik Karubaga, Kabupaten Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (18/01/2023). //PUSPEN TNI (TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI)

Di beberapa daerah, kurangnya air bersih untuk sanitasi dan kebersihan pribadi serta terbatasnya akses ke layanan kesehatan dapat memperburuk masalah.

Stunting sering dimulai di dalam rahim karena pola makan ibu yang buruk.

Gejala stunting biasanya tidak muncul dengan sendirinya sampai anak berusia sekitar dua tahun, ketika terlihat jelas bahwa anak tidak tumbuh secepat yang seharusnya.

Penyebab Stunting

Dikutip dari yankes.kemkes.go.id, ada beberapa faktor yang mendasari terjadinya stunting, antara lain:

Rekomendasi Untuk Anda

1. Asupan kalori yang tidak kuat.

a. Faktor sosio-ekonomi (kemiskinan).

b. Pendidikan dan pengetahuan yang rendah mengenai praktik pemberian makan untuk bayi dan batita (kecukupan ASI).

c. Peranan protein hewani dalam MPASI.

d. Penelantaran

Baca juga: Ciri-ciri Stunting pada Anak dan Langkah Pencegahan yang Harus Dilakukan Orang Tua

e. Pengaruh budaya

f. Ketersediaan bahan makanan setempat.

2. Kebutuhan yang meningkat

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas