Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Diet Tinggi Lemak Berisiko Sebabkan Kanker Pankreas, Begini Penjelasannya 

Diet tinggi lemak sendiri artinya pakan dibuat dengan komposisi bahan yang memiliki kandungan lemak yang tinggi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Diet Tinggi Lemak Berisiko Sebabkan Kanker Pankreas, Begini Penjelasannya 
Bet_Noire
Ilustrasi kanker 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Diet tinggi lemak ternyata berisiko sebabkan kanker pankreas. 

Hal ini diungkapkan oleh Guru Besar Departemen Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Ari Fahrial Syam

Diet tinggi lemak sendiri artinya pakan dibuat dengan komposisi bahan yang memiliki kandungan lemak yang tinggi.

Lebih lanjut Prof Ari pun menjelaskan bagaimana diet tinggi lemak bisa berakibat kanker pankreas. 

"Bicara risiko, bahwa memang dari riset, ternyata diketahui. Pasien mengonsumsi tinggi lemak berisiko dibandingkan orang yang tidak mengonsumsi tinggi lemak," ungkapnya pada media briefing virtual, Senin (8/1/2024).

Baca juga: Diidap Rizal Ramli Sebelum Meninggal, Berapa Peluang Kesembuhan Kanker Pankreas?

Menurut Prof Ari, secara logika upaya organ-organ tubuh untuk mencerna daging merah memang menjadi lebih berat. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Artinya, pankreas lebih berat menghasil enzim. Apa lagi kalau sudah ada diabetes melitus, pankreas dipaksa juga untuk bekerja," jelasnya. 

Selain organ di atas, usus besar turut bekerja lebih keras saat seseorang mengonsumsi daging merah. 

Daging ini sulit dicerna hingga tuntas dan bersih. Sehingga menempel dan menyebabkan peradangan kronis. 

"Lama-lama terbentuk polip dan kanker," tambah Prof Ari. 

Untuk mencegah terbentuknya kanker pankreas adalah berusaha mengurangi beban organ tersebut. 

"Itu salah satu alasan diet tinggi lemak harus dihindari," imbaunya. 

Lantas pola diet apa saja yang disarankan?

Prof Ari menganjurkan untuk mengonsumsi daging putih seperti ayam dan ikan. Jangan lupa mencukupi kebutuhan cairan hingga olahraga teratur. 

Hidup sehat dengan menghindari rokok dan alkohol.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas