Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Tips Sehat Kembali Beraktivitas Usai Libur Lebaran

Maklum, di momen lebaran sebagian orang banyak mengonsumsi makanan khas yang tinggi lemak dan kolesterol. Mereka juga tak lakukan aktivitas olahraga.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
zoom-in Tips Sehat Kembali Beraktivitas Usai Libur Lebaran
Freepik
Ilustrasi olahraga 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Libur Lebaran telah usia, masyarakat kembali beraktivitas seperti biasanya. 

Agar dapat tetap sehat, Praktisi Kesehatan Ngabila Salama pun bagikan tips sehat kembali beraktivitas sesudah libur lebaran agar bugar dan produktif dengan konsep CERDIK. 

Maklum, di momen lebaran sebagian orang mengonsumsi makanan khas yang tinggi lemak dan kolesterol. Sebut saja opor, rendang, sambal goreng ati, dan kue seperti kastangel hingga nastar.

Di momen lebaran juga kemungkinan nyaris tak melakukan aktivitas olahraga.

Maka ada baiknya melakukan beberapa hal ini agar kembali bugar setelah libur lebaran.

1. C: cek kesehatan rutin. Pastikan kondisi tubuh sehat seperti tekanan darah < 140/90 (normal) juga kadar gula darah, kolesterol, lemak, asam urat dalam kondisi normal. 

Rekomendasi Untuk Anda

"Pada penderita DM kadar HbA1c < 6,5 persen. Kalau kadar 5,7–6,4 persen, periksakan per 6 bulan karena masuk pradiabetes," ungkap Ngabila pada keterangannnya, Minggu (14/4/2024). 

Periksakan kondisi secara gratis ke puskesmas terdekat atay klinik kantor masing-masing. 

2. E: enyahkan asap rokok. Tetap jangan menjadi perokok aktif atau pasif.

Karena akan menurunkan imunitas sehingga lebih mudah terkena batuk, pilek, sesak nafas. 

"Yang merokok disebut 1st hand smoker, yang menghirup asap langsung disebut 2nd hand smoker, dan menghirup sisa asap rokok pasa benda disebut 3rd hand smoker," jelas Ngabila. 

3. R: rajin aktivitas fisik. Bisa dengan snam peregangan ringan di kantor 15-30 menit setiap jam 10.00 dan 14.00 atau memastikan mencapai target 8.000-10.000 langkah per hari.

4. D: diet yang seimbang. Untuk mengurangi berat badan secara ideal dan cepat, terapkan intermittent fasting dengan puasa minimal 14-16 jam dalam 24 jam. 

"Atau puasa syawal aja sekalian akan lebih baik, berpahala, sekalian mengganti puasa yang belum lengkap selama Ramadhan kemarin," tambahnya. 

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas