Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Menkes: Polusi Udara Adalah Ancaman Kesehatan di Seluruh Dunia

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa 9 dari 10 orang di dunia menghirup udara berpolusi tinggi.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Menkes: Polusi Udara Adalah Ancaman Kesehatan di Seluruh Dunia
AFP/YASUYOSHI CHIBA
Bangunan terlihat dalam kabut asap akibat polusi udara di Jakarta pada 16 Agustus 2023. (Photo by Yasuyoshi CHIBA / AFP) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Polusi udara masih menjadi masalah tidak hanya Indonesia tapi juga dunia. 

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan bahwa 9 dari 10 orang di dunia menghirup udara berpolusi tinggi.

Baca juga: Mengenal Cara Buat Oksigen Murni di Tengah Polusi Udara

Terkait hal ini, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin singgung soal polusi udara yang menjadi salah satu faktor risiko penyebab kanker paru. 

"Polusi udara adalah ancaman kesehatan di seluruh dunia. Karena polusi udara, 7 juta orang meninggal setiap tahunnya. Dan diperkirakan menjadi penyebab 29 kematian akibat kanker paru," ungkapnya dalam perayaan ulangtahun Organisasi nonprofit peduli kanker Indonesian Cancer Information and Support Center (CISC) ke -21 tahun di Jakarta, Sabtu (4/5/2024). 

Budi melanjutkan, di Indonesia terdapat 38 ribu kasus kanker paru-paru dengan jumlah kematian tertinggi. 

Baca juga: Luhut Bilang Kendaraan Bermotor Biang Kerok Polusi Udara Jakarta

Karenanya, menurut Budi semua lini perlu ikut berperan untuk menurunkan angka kanker. 

Rekomendasi Untuk Anda

Di antaranya menyebarkan edukasi tentang gaya hidup sehat. Meminimalisir paparan polusi udara. Hingga melakukan deteksi dini secara berkala. 

Pada kesempatan yang sama Budi pun menyampaikan apresiasi CISC karena telah melakukan penguatan upaya penanggulangan kanker di Indonesia.

"Kami sangat mengapresiasi upaya dukungan dan dedikasi CISC dalam 21 tahun terakhir. (Karena) telah memberikan dukungan dan layanan informasi kepada komunitas kanker dan masyarakat menuju Indonesia peduli kanker," tuturnya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas