Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Kesehatan
LIVE ●

Bos TikTok Kaget Divonis Kanker Stadium Akhir, Padahal Terlihat Sehat, Bugar, dan Rajin Olahraga

Sebagai kepala divisi Kemitraan Musik Global TikTok di Australia, Govind Sandhu  selalu menjaga gaya hidup sehat dan aktif berolahraga.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Hasanudin Aco
zoom-in Bos TikTok Kaget Divonis Kanker Stadium Akhir, Padahal Terlihat Sehat, Bugar, dan Rajin Olahraga
Instagram via Daily Mail
Govind Sandhu (38 tahun) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Govind Sandhu (38 tahun) terkejut dia tiba-tiba didiagnosis  menderita kanker stadium akhir.

Tak hanya dia, orang-orang di sekitarnya juga tak menyangka.

Sebagai kepala divisi Kemitraan Musik Global TikTok di Australia, Govind Sandhu  selalu menjaga gaya hidup sehat dan aktif berolahraga.

Ia rutin mengikuti kegiatan olahraga , khususnya jogging.

Baru-baru ini, setelah menyelesaikan Sydney Half Marathon, Govind mulai mengalami beberapa masalah kesehatan yang tidak biasa.

Govind Sandh
Govind Sandh (Instagram via Daily Mail)

Awalnya, dia hanya mengira dirinya terluka saat jogging.

“Lutut saya bengkak dan mengira itu karena cedera saat berlari di Hobart,”   kata Govind berbagi di Instagram pribadinya.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia juga mengalami gejala mirip flu seperti badan pegal-pegal, berkeringat, dan lain-lain.

Kondisi Govind memburuk setelah 4 minggu.

Setelah melalui banyak pemeriksaan, tes darah, USG, PET scan, CT scan dan biopsi jaringan, dokter akhirnya mendapatkan gambaran menyeluruh mengenai kondisi Govind.

Dia didiagnosis menderita limfoma non-Hodgkin stadium 4.

“Mereka juga menemukan beberapa kelainan tepat di atas pankreas,” kata Govind.

Berita mengejutkan ini membuat Govind dan orang-orang di sekitarnya sangat terkejut.

"Saya sangat terkejut dan terpukul. Saya bertanya-tanya mengapa saya terkena kanker," tulis Govind di Instagram.

Govind akan segera memulai kemoterapi dan jika ada kanker di atas pankreas, ia akan mendapat pengobatan berbeda.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

Berita Populer
Atas